GemaWarta – 03 Juni 2026 | Kota Granada di Spanyol selatan baru-baru ini menyambut kembali karya master Flemish, Dieric Bouts, setelah proses restorasi yang dilakukan di Brussels. Karya ini, yang dikenal sebagai ‘Descent from the Cross Triptych’, merupakan salah satu karya paling terkenal dari Dieric Bouts dan telah menjadi bagian dari Kapel Kerajaan Granada sejak abad ke-15.
Proses restorasi yang dilakukan oleh Royal Institute for Cultural Heritage (KIK-IRPA) di Brussels memakan waktu tiga tahun dan melibatkan tim ahli yang sangat berpengalaman. Mereka menggunakan teknik canggih seperti macro-X-ray fluorescence untuk menganalisis kondisi karya dan mengidentifikasi bagian-bagian yang memerlukan perbaikan.
Setelah proses restorasi selesai, karya Dieric Bouts ini kembali ke Granada dan dipamerkan di Kapel Kerajaan Granada. Pameran ini juga diiringi dengan simposium internasional yang membahas tentang karya dan pengaruh Dieric Bouts dalam sejarah seni Eropa.
Selain itu, kota Granada juga menjadi tuan rumah untuk audisi teater anak-anak yang diselenggarakan oleh Missoula Children’s Theatre. Audisi ini membuka kesempatan bagi anak-anak di Granada untuk berpartisipasi dalam produksi teater yang akan dipentaskan di Emporia Granada Theatre.
Dalam konteks olahraga, beberapa negara telah mengumumkan skuad mereka untuk Piala Dunia 2026. Negara-negara seperti Meksiko, Afrika Selatan, dan Korea Selatan telah memilih pemain terbaik mereka untuk bersaing di turnamen ini.
Kesimpulan dari berbagai peristiwa di atas menunjukkan bahwa kota Granada terus menjadi pusat kegiatan seni, budaya, dan olahraga yang sangat aktif. Dengan kembalinya karya Dieric Bouts dan penyelenggaraan audisi teater anak-anak, kota ini terus menunjukkan komitmennya untuk melestarikan warisan budaya dan mendukung bakat muda.











