GemaWarta – 13 Agustus 2026 | KH Anwar Zahid, seorang pendakwah kondang asal Bojonegoro, baru-baru ini mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Bojonegoro, Jawa Timur. Kecelakaan tersebut terjadi saat mobil yang ditumpanginya, Toyota Alphard, ditabrak oleh truk trailer bermuatan oksigen.
Menurut keterangan yang diberikan, kecelakaan tersebut terjadi saat mobil yang ditumpangi KH Anwar Zahid berhenti karena adanya perbaikan jalan. Arus lalu lintas di lokasi diberlakukan sistem buka-tutup sehingga sejumlah kendaraan harus mengantre. Mobil yang ditumpangi KH Anwar Zahid berhenti di belakang antrean kendaraan. Namun, tiba-tiba sebuah truk melaju dari belakang dan menabrak mobil tersebut.
Benturan tersebut membuat mobil mengalami tabrakan dari bagian belakang dan depan. KH Anwar Zahid yang duduk di kursi tengah turut merasakan kerasnya benturan. Meski mengalami kecelakaan, KH Anwar Zahid bersyukur masih diberi keselamatan. Dia mengaku sempat diminta dokter untuk beristirahat setelah kejadian tersebut.
Setelah kecelakaan, KH Anwar Zahid tetap melanjutkan jadwal dakwahnya. Bahkan, dia tetap hadir mengisi pengajian dan menyampaikan tausiyah kepada ribuan jemaah. Ini menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam berdakwah.
Estimasi biaya mengundang KH Anwar Zahid untuk ceramah diperkirakan berkisar Rp25-40 juta. Jika Anda ingin menghadirkan beliau dalam sebuah acara, sebaiknya Anda menghubungi kontak resmi manajemennya jauh hari.
Profil KH Anwar Zahid sebagai seorang pendakwah yang sangat dicintai masyarakat, terutama di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, membuatnya menjadi salah satu mubaligh paling diburu jemaah. Dengan jargon legendaris ‘Qulhu wae lek, kesuwen!’, KH Anwar Zahid dikenal mampu mengemas materi agama yang berat menjadi guyonan segar bin mengena.
Sebagai seorang dai kondang, KH Anwar Zahid tetap profesional dan berkomitmen melanjutkan agenda dakwah yang sudah dijadwalkan, meskipun baru saja mengalami kecelakaan maut. Ini menunjukkan bahwa dia tidak mudah menyerah dan tetap fokus pada tujuannya untuk berdakwah dan menyebarkan ajaran agama.
Kisah nyata KH Anwar Zahid selamat dari kecelakaan maut di Bojonegoro ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap tegar dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi cobaan hidup. Dengan dedikasi dan komitmen, kita dapat mencapai tujuan kita dan menjadi orang yang lebih baik.









