GemaWarta – 22 Mei 2026 | Perjalanan KRL Commuter Line lintas Cikarang/Bekasi-Kampung Bandan terganggu akibat lokomotif kereta jarak jauh anjlok di Stasiun Pasar Senen. KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Cikarang.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyampaikan bahwa pola operasi perjalanan Commuter Line Cikarang via Manggarai hanya sampai Stasiun Kampung Bandan/Kemayoran, sedangkan perjalanan Commuter Line Cikarang via Pasar Senen hanya sampai Stasiun Pasar Senen.
Beberapa perjalanan Commuter Line Cikarang yang terdampak gangguan tersebut antara lain Commuter Line Cikarang No 5516 relasi Kampung Bandan-Bekasi, Commuter Line Cikarang No 6011 relasi Bekasi-Kampung Bandan, dan Commuter Line Cikarang No 5517B relasi Cikarang-Kampung Bandan via Manggarai.
KAI Commuter meminta maaf atas adanya dampak gangguan tersebut dan mengimbau penumpang menyesuaikan rencana perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa penanganan gangguan tersebut masih dalam proses dan bahwa KNKT serta kepolisian masih melakukan investigasi terkait kasus tersebut.
KNKT telah mengungkap bahwa KA Argo Bromo Anggrek tetap mendapatkan sinyal hijau, meski sebelumnya telah terjadi insiden KRL Commuter Line tertemper mobil taksi di perlintasan sebidang Bekasi Timur.
Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa penumpang KRL Commuter Line harus selalu waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan, serta bahwa KAI Commuter dan KNKT harus terus melakukan upaya untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta.











