BERITA

Mengenal Vampire Load, Penyebab Tagihan Listrik PLN Bengkak dan Cara Menguranginya

×

Mengenal Vampire Load, Penyebab Tagihan Listrik PLN Bengkak dan Cara Menguranginya

Share this article
Mengenal Vampire Load, Penyebab Tagihan Listrik PLN Bengkak dan Cara Menguranginya
Mengenal Vampire Load, Penyebab Tagihan Listrik PLN Bengkak dan Cara Menguranginya

GemaWarta – 24 Mei 2026 | Tagihan listrik PLN yang tiba-tiba membengkak di akhir bulan kerap membuat banyak orang garuk-garuk kepala. Padahal, kita merasa sudah cukup hemat—selalu mematikan lampu yang tidak terpakai, mematikan pendingin ruangan (AC) sebelum tidur, hingga sigap mencabut pengisi daya (charger) begitu baterai gawai penuh. Namun, angka pada lembar tagihan tetap saja melonjak tinggi.

Bisa jadi, biang keroknya bukanlah perangkat yang tampak menyala, melainkan peralatan elektronik yang justru kita kira sudah dalam kondisi mati. Fenomena tersembunyi inilah yang disebut dengan vampire load—si “vampir” listrik yang mengisap daya secara diam-diam.

🔖 Baca juga:
Mengenal Otávio de Miranda Filho: Jenderal Brasil yang Menjadi Simbol Kepemimpinan dan Pengabdian

Vampire load juga dikenal luas dengan istilah lain, seperti standby power, phantom load, atau vampire power. Lawrence Berkeley National Laboratory menjelaskan bahwa standby power merupakan energi listrik yang dikonsumsi oleh peralatan elektronik saat berada dalam kondisi mati atau ketika tidak sedang menjalankan fungsi utamanya.

Contoh paling sederhana adalah televisi yang dimatikan menggunakan kendali jarak jauh (remote). Secara visual, TV tersebut memang tampak mati karena layarnya gelap dan tidak mengeluarkan suara. Namun, selama kabelnya masih menancap di stopkontak, TV tersebut sebenarnya berada dalam mode siaga (standby) untuk mendeteksi sinyal remote berikutnya, sehingga terus menyedot aliran listrik tanpa henti.

Perangkat yang paling sering menyumbang vampire load di rumah antara lain: Televisi yang hanya dimatikan lewat remote, bukan dari sakelar utama. Dekoder TV kabel atau perangkat penerima siaran (set-top box). Komputer, laptop, dan monitor yang ditinggalkan dalam mode tidur (sleep mode). Pengisi daya gawai (charger ponsel atau laptop) yang dibiarkan tetap menancap di stopkontak meskipun tidak digunakan.

🔖 Baca juga:
1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Pada Tanggal 18 Mei, Berikut Jadwal Libur Resmi Idul Adha

Cara mudah mengurangi vampire load adalah dengan menggunakan stopkontak ekstensi ber-sakelar (power strip), mencabut kabel perangkat yang jarang digunakan, memilih perangkat dengan bijak, dan mengaktifkan fitur ramah lingkungan (eco-mode) jika tersedia.

Selain itu, pemerintah Jepang juga menyiapkan dana cadangan 500 miliar yen untuk subsidi listrik dan gas rumah tangga musim panas ini, guna meredam lonjakan harga akibat krisis di Timur Tengah. Sementara itu, di Indonesia, Sumatera juga mengalami blackout akibat cuaca buruk yang memicu gangguan transmisi 275 kV di Jambi.

IHSG juga menjadi sorotan karena mengalami fluktuasi cenderung melemah beberapa hari terakhir. Pada Jumat (22/5/2026), IHSG ditutup menguat pada akhir perdagangan di BEI, dengan naik 67,10 poin atau 1,10 persen ke level 6.162,04.

🔖 Baca juga:
KAI Ingatkan Bahaya Penumpang Masak Mi Pakai Kompor Listrik di Kereta, Risiko Kebakaran dan Kecelakaan Meningkat

Kesimpulan, tagihan listrik PLN yang membengkak dapat disebabkan oleh vampire load, yaitu peralatan elektronik yang mengonsumsi daya listrik secara diam-diam. Oleh karena itu, kita perlu mengurangi vampire load dengan cara yang tepat, seperti menggunakan stopkontak ekstensi ber-sakelar dan mencabut kabel perangkat yang jarang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *