GemaWarta – 21 Juni 2026 | Peringatan Haul Bung Karno ke-56 di Kota Blitar, Jawa Timur, menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mengingat sejarah dan membangun masa depan. Romy Soekarno, cucu Bung Karno, menghadiri acara ini dan menekankan pentingnya ajaran Trisakti.
Romy Soekarno mengajak generasi muda untuk beradaptasi di era digital sekaligus meneladani ajaran Trisakti Bung Karno. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap sejarah bangsa sebagai modal utama bagi anak muda dalam melanjutkan cita-cita kemerdekaan.
Acara peringatan Haul Bung Karno ke-56 ini juga diwarnai dengan Festival Ambengan dan pengajian akbar yang dihadiri ribuan warga. Masing-masing perwakilan Rukun Tetangga (RT) datang dengan membawa ‘ambengan’ atau sajian nasi lengkap dengan lauk-pauk tradisional di atas tampah atau talam besar untuk disantap bersama secara komunal.
Sementara itu, jadwal shalat untuk wilayah Surabaya pada Minggu, 21 Juni 2026, telah dirilis. Jadwal ini menjadi informasi penting bagi umat Muslim untuk memastikan ibadah dapat dilaksanakan tepat waktu.
Dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno di Kota Blitar, pemerintah setempat mengemas tradisi selamatan ini menjadi kompetisi antar-RT dengan hadiah Rp1 juta bagi pemenang terbaik. Penggunaan sajian ‘ambengan’ dipilih menggantikan tumpeng untuk memastikan kapasitas porsi makanan mencukupi seluruh jemaah yang hadir secara merata.
Kesimpulan, peringatan Haul Bung Karno ke-56 menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mengingat sejarah dan membangun masa depan. Dengan meneladani ajaran Trisakti dan beradaptasi di era digital, generasi muda dapat melanjutkan cita-cita kemerdekaan dan memajukan bangsa.











