Politik

Hasto Kristiyanto: Politik Harus Bergerak Atas Landasan Ideologi

×

Hasto Kristiyanto: Politik Harus Bergerak Atas Landasan Ideologi

Share this article
Hasto Kristiyanto: Politik Harus Bergerak Atas Landasan Ideologi
Hasto Kristiyanto: Politik Harus Bergerak Atas Landasan Ideologi

GemaWarta – 13 Agustus 2026 | Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep berencana untuk maju sebagai calon anggota DPR RI di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V. Dapil Jawa Tengah V merupakan basis suara kuat bagi PDI Perjuangan dan juga daerah pemilihan Puan Maharani.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi rencana Kaesang tersebut dengan santai. Menurut Hasto, politik harus digerakkan oleh ideologi, bukan sekadar proses pencalonan legislatif yang normal.

🔖 Baca juga:
Kasus Harun Masiku: Menelisik Keterlibatan Hasto Kristiyanto dan Reaksi Istri Maria Stefani Ekowati

Hasto menegaskan bahwa bagi PDI Perjuangan, seorang politisi seharusnya bergerak atas landasan ideologi dan visi yang besar, bukan sekadar urusan teknis pencalonan. Ia juga menekankan bahwa partai politik perlu memiliki riset dan sains untuk memahami keinginan dan kebutuhan masyarakat.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri juga menekankan pentingnya riset berbasis sains dalam tubuh partai politik. Megawati menyoroti persoalan pengangguran di kalangan tenaga terdidik dan akademisi di Indonesia, serta meminta badan riset partai untuk ikut membedah persoalan tersebut sekaligus mencari akar masalah dan solusinya.

🔖 Baca juga:
HUT RI 2026: Warga Indonesia Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Semangat

Hal ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan sangat memperhatikan pentingnya riset dan sains dalam memahami keinginan dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, PDI Perjuangan dapat membuat keputusan yang tepat dan efektif untuk memajukan bangsa dan negara.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga angkat bicara mengenai sosok Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota Polri yang dilaporkan meninggal akibat bunuh diri menggunakan senjata api milik mantan suaminya. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa nama Winda Lorenza memang pernah dipanggil pada April 2026, namun tidak hadir dan tidak memberikan penjelasan atau alasan ketidakhadirannya.

🔖 Baca juga:
Dinamika Politik: Partai Golkar, Perang Trump, dan Diplomasi Partai

Dalam pelantikan pimpinan organisasi sayap dan badan partai, Megawati mengambil sumpah Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau Pinka Haprani sebagai Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Nasyirul Falah Amru sebagai Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), serta melantik kembali Andi Widjajanto sebagai Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat PDIP masa bakti 2025–2030.

Di akhir, dapat disimpulkan bahwa PDI Perjuangan sangat memperhatikan pentingnya riset dan sains dalam memahami keinginan dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, PDI Perjuangan dapat membuat keputusan yang tepat dan efektif untuk memajukan bangsa dan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *