GemaWarta – 13 Agustus 2026 | Isu reshuffle kabinet kembali mencuat menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar tersebut. Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih.
Prasetyo menegaskan bahwa apabila nantinya dilakukan perombakan kabinet, langkah tersebut akan diprioritaskan untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong. Beberapa jabatan yang saat ini kosong di antaranya Wakil Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga angkat bicara mengenai isu reshuffle kabinet. Bahlil menegaskan bahwa dirinya sebagai menteri merupakan pembantu Presiden. Karena itu, seluruh tugas dan kebijakan yang dijalankan harus mengikuti arahan Presiden serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bahlil memilih menyerahkan persoalan tersebut kepada Presiden Prabowo sebagai pihak yang memiliki hak prerogatif dalam mengangkat maupun memberhentikan menteri. Bahlil juga mengingatkan para menteri agar tidak mengambil langkah di luar kewenangan yang telah diberikan Presiden.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno diisukan mundur dari kabinet. Namun, Mensesneg Prasetyo Hadi membantah isu tersebut. Prasetyo menegaskan bahwa Pratikno dalam kondisi sehat dan tidak ada kabar bahwa beliau sedang sakit.
Pratikno langsung klarifikasi bahwa dirinya sedang berada di Gunung Bromo untuk memimpin rapat koordinasi percepatan pemadaman karhutla. Isu pengunduran diri Pratikno ini sebelumnya juga pernah beredar pada Januari 2026.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan reshuffle kabinet. Jika nantinya dilakukan perombakan kabinet, langkah tersebut akan diprioritaskan untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong.











