Bisnis

IHSG Berpotensi Rebound, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

×

IHSG Berpotensi Rebound, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

Share this article
IHSG Berpotensi Rebound, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi
IHSG Berpotensi Rebound, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

GemaWarta – 19 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami pembalikan arah atau short-term technical rebound pada perdagangan Selasa pagi ini (19/5/2026). Peluang penguatan jangka pendek ini terbuka setelah indeks acuan domestik mengalami tekanan selama lima hari berturut-turut.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup merosot cukup tajam sebesar 1,85 persen, diiringi aksi jual bersih (net sell) investor asing yang menembus angka sekitar Rp460 miliar. Sejumlah saham berkapitalisasi besar yang paling banyak dilepas oleh modal asing meliputi ANTM, BREN, AMMN, ADRO, dan DSSA.

🔖 Baca juga:
Jelang Rebalancing MSCI Mei, Saham Ini Siap Curi Perhatian Investor

Secara teknikal, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang batas bawah (support) di level 6.460 hingga 6.500, sementara target pembalikan arah atau batas atas (resistance) berada di kisaran 6.650 hingga 6.700. Sentimen dari bursa global diproyeksikan ikut memengaruhi pergerakan pasar domestik.

Dari New York, indeks Nasdaq ditutup melemah pada perdagangan Senin malam akibat rontoknya saham-saham di sektor teknologi. Koreksi ini dipicu oleh kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS serta gejolak harga minyak mentah yang kembali memanas.

BNI Sekuritas merekomendasikan strategi pembelian spekulatif pada saham BBNI, MBMA, UNTR, PTRO, BUMI, dan BUVA untuk perdagangan hari ini. Sementara itu, saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham ANTM, BREN, AMMN, ADRO, dan DSSA.

🔖 Baca juga:
IHSG Terjerembab ke Zona Merah Usai MSCI Rilis Pengumuman Penting: Rupiah Melemah, Bank dan Energi Terkepung

Di sisi lain, harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berbalik arah melemah pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, Selasa (19/5/2026). Koreksi saham BUMI terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tertekan. Mengutip data RTI, saham BUMI melemah 9,22% menjadi Rp 187 per saham.

Indeks Bisnis-27 ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026). Meskipun begitu, saham AMRT dan BBNI masih mampu bergerak menguat hingga perdagangan sore hari. Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia ditutup melemah 2,12% ke level 446,76.

Dari 27 konstituen, sebanyak 2 saham menguat, 23 melemah, dan 2 saham stagnan. Penguatan harga saham dialami oleh saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang naik 2,12% ke Rp1.445, diikuti saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat 0,26% ke Rp3.810.

🔖 Baca juga:
Ketua KPK Hati-Hati Adopsi KUHP Baru, IHSG Hari Ini, dan Berita Terbaru Lainnya

Sementara itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) stagnan hingga perdagangan sore hari. Sebaliknya, kinerja lesu dipimpin oleh PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) yang ambles 14,97% ke Rp1.590, diikuti PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) turun 11,85% ke Rp476, dan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) turun 11,82% ke Rp388.

Sejumlah analis sebelumnya memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berisiko koreksi jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diumumkan pada Rabu (20/5/2026). Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam.

Kesimpulan, IHSG berpotensi mengalami pembalikan arah atau short-term technical rebound pada perdagangan Selasa pagi ini. BNI Sekuritas merekomendasikan strategi pembelian spekulatif pada saham BBNI, MBMA, UNTR, PTRO, BUMI, dan BUVA untuk perdagangan hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *