Hiburan

Damson Idris dan Bintang Lainnya dalam Adaptasi Film ‘Children of Blood and Bone’ yang Menuai Kontroversi

×

Damson Idris dan Bintang Lainnya dalam Adaptasi Film ‘Children of Blood and Bone’ yang Menuai Kontroversi

Share this article
Damson Idris dan Bintang Lainnya dalam Adaptasi Film 'Children of Blood and Bone' yang Menuai Kontroversi
Damson Idris dan Bintang Lainnya dalam Adaptasi Film 'Children of Blood and Bone' yang Menuai Kontroversi

GemaWarta – 30 Juli 2026 | Paramount Pictures baru-baru ini merilis trailer untuk adaptasi film ‘Children of Blood and Bone‘, sebuah kisah fantasi yang diangkat dari novel bestseller dengan judul yang sama karya Tomi Adeyemi. Film ini mengisahkan tentang kerajaan Orïsha, tempat di mana sihir telah dicuri dari rakyatnya dan para pengguna sihir dikejar. ‘Children of Blood and Bone’ mengikuti petualangan Zélie, seorang gadis muda yang berusaha untuk mengembalikan sihir ke Orïsha. Ia dibantu oleh saudaranya serta putra dan putri raja, yang bekerja sama untuk melawan kekuasaan raja.

Film ini disutradarai oleh Gina Prince-Bythewood dan menampilkan aktor-aktor berbakat seperti Thuso Mbedu, Damson Idris, Amandla Stenberg, Tosin Cole, Cynthia Erivo, Lashana Lynch, Zackary Momoh, Richard Mofe-Damijo, Chiwetel Ejiofor, Regina King, Idris Elba, dan Viola Davis. Beberapa di antara mereka telah menerima nominasi Academy Award sepanjang karir mereka, dengan King dan Davis yang telah memenangkan penghargaan tersebut.

🔖 Baca juga:
Street Fighter 2026: Film Live-Action yang Mengguncang Dunia dengan Nostalgia dan Bintang Internasional

Namun, adaptasi film ini juga menuai kontroversi. Tomi Adeyemi, penulis novel aslinya, telah secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap proses pembuatan film ini. Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, Adeyemi mengungkapkan bahwa ia telah mengalami pengalaman buruk selama pembuatan film dan merasa bahwa visinya untuk kisah ini tidak dihargai. Ia juga menyatakan bahwa ia tidak akan menonton film ini karena pengalaman traumatis yang dialaminya.

Kontroversi lainnya muncul seputar pilihan pemain yang tidak sepenuhnya mencerminkan keragaman yang diinginkan oleh penggemar. Beberapa penggemar merasa bahwa pemilihan Amandla Stenberg sebagai Princess Amari tidak sesuai dengan deskripsi karakter dalam novel, yang digambarkan memiliki kulit yang lebih gelap. Hal ini memicu perdebatan tentang warna kulit dan representasi dalam film.

🔖 Baca juga:
Tom Cruise Siap comeback di ‘Days of Thunder 2’, Sementara Industri Film Diterpa Badai Hukum

Meskipun kontroversi, film ‘Children of Blood and Bone’ tetap menjadi salah satu adaptasi film yang paling dinantikan pada tahun 2027. Dengan kerja sama antara para aktor berbakat dan tim produksi, film ini berpotensi untuk membawa pengalaman magis dan mendalam bagi penonton.

Dalam kesimpulan, adaptasi film ‘Children of Blood and Bone’ merupakan proyek ambisius yang menghadirkan kisah fantasi yang kaya dan mendalam. Meskipun terdapat kontroversi seputar proses pembuatan dan pilihan pemain, film ini tetap menjanjikan untuk menjadi sebuah pengalaman sinematik yang luar biasa. Dengan rilisnya yang dijadwalkan pada Januari 2027, penggemar dapat mengharapkan petualangan epik di kerajaan Orïsha.

🔖 Baca juga:
Mortal Kombat 2: Film Laga Fantasi yang Siap Membantai Box Office

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *