Hiburan

Keluarga Hermansyah Kompak Wisuda Bersama di Universitas Airlangga, Ashanty Raih Gelar Doktor

×

Keluarga Hermansyah Kompak Wisuda Bersama di Universitas Airlangga, Ashanty Raih Gelar Doktor

Share this article
Keluarga Hermansyah Kompak Wisuda Bersama di Universitas Airlangga, Ashanty Raih Gelar Doktor
Keluarga Hermansyah Kompak Wisuda Bersama di Universitas Airlangga, Ashanty Raih Gelar Doktor

GemaWarta – 22 Juni 2026 | Keluarga Hermansyah, yang terdiri dari Anang Hermansyah, Ashanty, dan Azriel Hermansyah, baru-baru ini kompak merayakan kelulusan mereka dari Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur. Momen ini menjadi bersejarah karena ketiganya berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi mereka di kampus yang sama, namun pada jenjang yang berbeda.

Anang Hermansyah dan putranya, Azriel Hermansyah, sama-sama menyelesaikan pendidikan Magister (S2), sementara Ashanty berhasil menuntaskan pendidikan Doktor (S3) dan menjadi pemegang gelar akademik tertinggi di keluarga tersebut. Ashanty meraih gelar Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94.

🔖 Baca juga:
Skandal Besar: Ruben Onsu Ditipu Bisnis Mukena, Ashanty Ungkap Vonis Eks Karyawan

Dalam pidatonya saat resmi menyelesaikan program S3, Ashanty mengucapkan rasa syukur atas terwujudnya mimpi besar ini yang berhasil diraih berkat kerja keras, komitmen membagi peran, serta dukungan penuh dari suami dan anak-anak tercinta. Ia juga mengenang beratnya perjalanan menyelesaikan disertasi yang hampir membuatnya menyerah ditengah jalan.

"Berkali-kali ada momen, disaat-saat saya ingin memutuskan untuk tidak melanjutkan. Banyak sekali momen setiap kali mau sidang, saya pasti masuk UGD," ungkapnya. Ashanty menekankan bahwa momen wisuda kali ini menjadi salah satu yang paling bersejarah bagi keluarga Hermansyah.

Anang Hermansyah juga membagikan momen bahagia dan ungkapan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan tersebut. "Alhamdulillah bisa melewati perjalanan ini dengan penuh perjuangan. Terimakasih untuk semuanya yang sudah terus dukung dan berikan doa-doa yang terbaik!" tulis Anang di Instagram.

Azriel, putra Anang dan Ashanty, juga mengenang kembali masa lalu saat sebelum akhirnya bisa mencapai titik ini. "Banyak orang bermimpi membuat orang tuanya bangga saat wisuda. Hari ini, saya mendapatkan lebih dari itu: saya bisa merasakan kebahagiaan wisuda bersama Papaku dan bundaku. Sebuah momen yang mengingatkan bahwa setiap pencapaian tidak pernah diraih sendirian," ungkap Azriel.

🔖 Baca juga:
Biaya Kuliah SSU ITB 2026: Rincian UKT, IPI, dan Beasiswa yang Perlu Kamu Tahu

Keluarga Hermansyah menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan keberhasilan mereka dalam meraih pendidikan tinggi dan merayakan kelulusan bersama. Momen ini membuktikan bahwa belajar adalah proses seumur hidup yang tidak mengenal batasan usia.

Perjalanan pendidikan Ashanty terbilang unik karena ia menempuh jenjang akademik di bidang yang berbeda-beda. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Islam Harapan Ibu, Jakarta, Ashanty melanjutkan kuliah S1 di Universitas Paramadina. Saat itu ia memilih jurusan Hubungan Internasional dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 2005.

Menariknya, setelah lulus S1, Ashanty tidak langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Ada jeda cukup panjang karena ia lebih fokus membangun karier di dunia musik dan kehidupan keluarga. Namun semangat belajar yang dimilikinya tidak pernah padam.

Bertahun-tahun kemudian, Ashanty kembali ke bangku kuliah dan mengambil program Magister Manajemen di Universitas Bina Nusantara (Binus University). Ia berhasil menyelesaikan studi S2 pada tahun 2018 dengan IPK 3,7. Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut ke jenjang doktoral di Universitas Airlangga.

🔖 Baca juga:
Undip Buka Jalur Mandiri 2026, Pato Jadi Wisudawan 18 Tahun, dan Inovasi Mahasiswa Raih Penghargaan Internasional

Dalam unggahan di instagramnya, Ashanty mengaku perjalanan menuju gelar doktor bukanlah sesuatu yang mudah. Ia mengucapkan rasa syukur atas terwujudnya mimpi besar ini yang berhasil diraih berkat kerja keras, komitmen membagi peran, serta dukungan penuh dari suami dan anak-anak tercinta.

Kesimpulan dari keberhasilan keluarga Hermansyah ini adalah bahwa pendidikan adalah proses seumur hidup yang tidak mengenal batasan usia. Dengan kerja keras, komitmen, dan dukungan dari keluarga, seseorang dapat meraih pendidikan tinggi dan mencapai kesuksesan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *