GemaWarta – 06 Agustus 2026 | Harga Bitcoin telah menjadi sorotan banyak pihak belakangan ini, terutama setelah beberapa bank besar seperti Citi dan Standard Chartered memotong target harga mereka. Namun, tidak semua analis setuju dengan penurunan target ini. Tom Lee, seorang analis dari Fundstrat, masih yakin bahwa harga Bitcoin dapat mencapai $200.000 hingga $250.000.
Lee percaya bahwa permintaan yang kuat dari investor institusional dan individu akan mendorong harga Bitcoin naik. Ia juga menyebutkan bahwa penurunan harga yang terjadi pada bulan Juni lalu merupakan sebuah kesempatan bagi investor untuk membeli Bitcoin dengan harga yang lebih murah.
Sementara itu, perusahaan seperti Pepeto telah mengumumkan pertumbuhan investasi yang signifikan. Perusahaan ini telah melihat peningkatan besar dalam jumlah wallet yang membuka posisi baru setiap hari, serta peningkatan dalam jumlah pembelian dari pemegang besar.
Di sisi lain, Zcash juga telah menunjukkan kemajuan yang signifikan setelah mengaktifkan upgrade jaringan terbarunya, Ironwood. Upgrade ini telah meningkatkan privasi dan keamanan jaringan Zcash, sehingga menarik perhatian banyak investor.
Strategy, sebuah perusahaan treasury Bitcoin, juga telah bergabung dengan Coinbase dan Morgan Stanley dalam program kontribusi akun Trump. Perusahaan ini akan memberikan kontribusi tahunan sebesar $250 untuk setiap anak di bawah umur 18 tahun dari karyawan mereka di AS.
Dalam beberapa minggu terakhir, harga Bitcoin telah stabil di kisaran $60.000 hingga $67.000. Namun, dengan permintaan yang kuat dan kemajuan teknologi, banyak analis percaya bahwa harga Bitcoin dapat meningkat lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.
Kesimpulan: Dengan permintaan yang kuat dan kemajuan teknologi, harga Bitcoin diprediksi dapat mencapai $250.000 dalam beberapa bulan mendatang. Perusahaan seperti Pepeto dan Zcash telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, dan program kontribusi akun Trump juga telah diluncurkan oleh beberapa perusahaan besar.







