Otomotif

McLaren 720S Milik Andra ST Hancur Terbelah Dua, Kondisi Terkini dan Fakta Menarik

×

McLaren 720S Milik Andra ST Hancur Terbelah Dua, Kondisi Terkini dan Fakta Menarik

Share this article
McLaren 720S Milik Andra ST Hancur Terbelah Dua, Kondisi Terkini dan Fakta Menarik
McLaren 720S Milik Andra ST Hancur Terbelah Dua, Kondisi Terkini dan Fakta Menarik

GemaWarta – 09 Juli 2026 | Kecelakaan tunggal yang melibatkan supercar McLaren 720S milik YouTuber Andra ST telah menjadi sorotan publik. Mobil sport premium asal Inggris itu dilaporkan mengalami kerusakan berat setelah terlibat insiden di wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 01.45 WIB. McLaren 720S yang dikemudikan oleh Andra ST dan didampingi oleh Robby Adel Pantjoro (21) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sukoharjo-Solo, tepatnya di depan Pasar Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

🔖 Baca juga:
SPMB Jateng 2026: Aturan Baru dan Pendaftaran Sekolah Maung

Berdasarkan informasi yang beredar, kecelakaan terjadi saat Andra ST dan Robby Pantjoro sedang melakukan perjalanan menggunakan McLaren 720S. Dalam sejumlah rekaman yang viral, mobil sport berwarna mencolok itu tampak mengalami kerusakan berat akibat benturan keras.

Bahkan, bagian bodi kendaraan terlihat terbelah menjadi dua, memperlihatkan betapa besar dampak benturan yang terjadi. Meski kondisi mobil rusak parah, kabar baiknya kedua penumpang berhasil selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Setelah mengalami kecelakaan hebat tersebut, nasib Andra ST dan penumpangnya, Robby mengalami luka-luka. Febrian Paundra Alditama atau lebih dikenal dengan nama Andra ST merupakan kreator konten asal Dukuh Ngemul, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pria kelahiran 2005 tersebut dikenal luas sebagai kreator gim, khususnya PUBG: Battlegrounds, melalui kanal YouTube miliknya yang kini telah memiliki sekitar 13,1 juta pelanggan. Andra ST mulai aktif mengunggah video sejak 11 Agustus 2019.

McLaren 720S yang dikendarai oleh Andra ST dilaporkan memakai pelat nomor palsu B-331, padahal nomor aslinya terdaftar sebagai AD 124 ST. Pihak Satlantas Polres Sukoharjo menjelaskan mobil keluaran tahun 2023 tersebut didatangkan dalam kondisi baru dan baru dimiliki oleh pengemudi sekitar tiga bulan sebelum insiden terjadi.

🔖 Baca juga:
Kebakaran Hebat Melanda Beberapa Lokasi di Indonesia, OTT KPK di Kuansing dan Indosat Ooredoo Hutchison Juga Jadi Sorotan

McLaren 720S merupakan salah satu supercar dengan harga dan performa tinggi yang jumlahnya tidak banyak di Indonesia. Kendaraan tersebut dikenal sebagai model andalan dari McLaren Automotive yang menggabungkan teknologi balap dengan desain jalan raya.

Di pasar Indonesia, harga McLaren 720S dalam kondisi baru diperkirakan berada pada kisaran Rp10 miliar hingga Rp15 miliar. Nilai tersebut dapat berbeda bergantung pada tahun produksi, spesifikasi kendaraan, serta paket personalisasi yang dipilih pemilik.

McLaren 720S dibekali mesin V8 twin-turbo berkapasitas 4.000 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 710 horsepower. Dengan dukungan mesin tersebut, mobil dapat berakselerasi dari posisi diam hingga 100 kilometer per jam dalam waktu sekitar 2,9 detik.

Kemampuan ini menempatkan McLaren 720S sebagai salah satu supercar tercepat di kelasnya. Selain performa mesin, konstruksi kendaraan juga menjadi faktor penting yang memengaruhi nilai jualnya.

McLaren menggunakan struktur berbasis serat karbon yang dirancang untuk menghasilkan kombinasi bobot ringan dan kekuatan tinggi. Namun, penggunaan material khusus tersebut juga membuat proses perbaikan menjadi lebih kompleks ketika kendaraan mengalami kerusakan berat.

🔖 Baca juga:
Dua Klub Yogyakarta Raih Tiket Super League, Jawa Tengah Khawatir Persis Solo Terancam Degradasi

Perbaikan komponen karbon umumnya membutuhkan penanganan khusus serta ketersediaan suku cadang yang tidak selalu mudah diperoleh di Indonesia. Penyebab kecelakaan yang dialami oleh Andra ST dan Robby Pantjoro masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib.

Kedua korban akan menjalani tes urine untuk mengetahui apakah ada pengaruh zat tertentu yang mempengaruhi kecelakaan. Sementara itu, kondisi Andra ST dan Robby Pantjoro dilaporkan telah membaik setelah mendapatkan perawatan medis.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi semua pengemudi untuk selalu berhati-hati dan mengikuti aturan lalu lintas. Kita berharap Andra ST dan Robby Pantjoro dapat segera pulih dari luka-luka mereka dan kembali aktif dalam kegiatan sehari-hari.

Kesimpulan dari kecelakaan ini adalah bahwa keselamatan dalam berkendara harus selalu menjadi prioritas utama. Dengan mengikuti aturan lalu lintas dan berhati-hati, kita dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan diri sendiri serta orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *