GemaWarta – 18 Juli 2026 | Mitsubishi XForce Hybrid akhirnya hadir di Indonesia, menandai awal era elektrifikasi dari Mitsubishi di pasar nasional. Dengan banderol Rp 445 juta untuk varian standar dan Rp 470 juta untuk varian Premium Package, XForce HEV langsung berhadapan dengan Toyota Yaris Cross Hybrid, Honda HR-V e:HEV, Suzuki Grand Vitara Smart Hybrid, hingga sederet SUV hybrid dan plug-in hybrid (PHEV) asal China.
Langkah ini memang sudah lama dinantikan, mengingat hampir seluruh pabrikan Jepang telah lebih dulu memiliki SUV hybrid di pasar nasional. Namun, kehadiran XForce HEV bukan berarti Mitsubishi akan dengan mudah menguasai pasar. Sebaliknya, mobil ini justru masuk ke salah satu segmen paling kompetitif saat ini, yakni SUV B-segment hybrid lima penumpang.
Varian HEV mengusung mesin bensin 1.600 cc DOHC MIVEC dengan motor listrik. Motor listrik menghasilkan tenaga 116 PS dan torsi 255 Nm, sedangkan mesin bensinnya mampu menghasilkan tenaga 107 PS dengan torsi 134 Nm. Sistem hybrid tersebut mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama pada kecepatan rendah, sementara mesin bensin akan aktif secara otomatis untuk membantu akselerasi maupun mengisi daya baterai.
Mitsubishi juga membekali New Xforce HEV dengan tujuh mode berkendara, yakni Normal, Wet, Gravel, Mud, Tarmac, EV Priority, dan Charge. Kombinasi tersebut dirancang agar kendaraan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi jalan sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar.
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menargetkan penjualan kendaraan New XForce bisa menembus 1.000 unit hingga akhir pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Target tersebut dinilai realistis mengingat performa penjualan Xforce generasi sebelumnya yang rata-rata mencapai 500 unit per bulan.
Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI Irwan Kuncoro mengungkapkan, perusahaan telah memiliki berbagai teknologi dan produk elektrifikasi secara global. Saat ini, MMKSI masih mempelajari model mana yang paling sesuai untuk dipasarkan di Indonesia.
Menurut Irwan, strategi Mitsubishi tidak semata mengikuti tren elektrifikasi yang berkembang pesat. Perusahaan melihat setiap teknologi kendaraan masih memiliki segmen pengguna masing-masing. Ia menjelaskan, sebagian konsumen masih menginginkan kendaraan bermesin konvensional karena dinilai praktis dan sudah sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
Dalam kesimpulan, Mitsubishi XForce Hybrid hadir sebagai salah satu pilihan baru di pasar SUV hybrid. Dengan teknologi hybrid generasi terbaru dan fitur-fitur canggih, mobil ini siap memenuhi kebutuhan mobilitas urban yang dinamis dan modern. Namun, persaingan di segmen ini sangat ketat, dan Mitsubishi harus berusaha keras untuk memenangkan hati konsumen.











