Pendidikan

Beasiswa Master Double Degree Kemenag 2026: Peluang Emas untuk Meningkatkan Pendidikan

×

Beasiswa Master Double Degree Kemenag 2026: Peluang Emas untuk Meningkatkan Pendidikan

Share this article
Beasiswa Master Double Degree Kemenag 2026: Peluang Emas untuk Meningkatkan Pendidikan
Beasiswa Master Double Degree Kemenag 2026: Peluang Emas untuk Meningkatkan Pendidikan

GemaWarta – 17 Mei 2026 | Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) secara resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Master Double Degree 2026 yang merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag. Program ini memberikan kesempatan kepada penerima beasiswa untuk menempuh pendidikan magister di dua negara sekaligus, yaitu Indonesia dan Inggris.

Beasiswa Master Double Degree ini dikelola oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag dengan menggandeng beberapa perguruan tinggi ternama dunia, seperti The University of Edinburgh dan SOAS University of London. Pendaftaran dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026 melalui platform resmi Beasiswa Indonesia Bangkit.

🔖 Baca juga:
Harvard University Rayakan Upacara Kelulusan ke-375 dengan Pidato dari Conan O’Brien

Program double degree ini telah berjalan sejak tahun 2023 melalui kerja sama antara Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dengan University of Edinburgh dan SOAS University of London. Pada 2025, program diperluas dengan melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London.

Penerima beasiswa akan menjalani studi selama satu tahun di perguruan tinggi Indonesia dan satu tahun berikutnya di kampus luar negeri. Skema ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia unggul yang memiliki pengalaman akademik internasional dan daya saing global.

🔖 Baca juga:
P2G Desak Prabowo Hentikan Rekrutmen Guru PPPK, Alihkan Tata Kelola ke CPNS demi Perbaikan Mutu Pendidikan

Syarat pendaftaran Program Beasiswa Master Double Degree BIB Kemenag 2026 antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI), usia maksimal 30 tahun per 31 Desember 2026, telah menyelesaikan studi jenjang diploma empat (D4) atau sarjana (S1), dan memiliki IPK minimal 3,00. Pendaftar juga wajib melampirkan surat izin yang ditandatangani oleh pimpinan instansi atau lembaga dan surat rekomendasi akademisi atau tokoh masyarakat.

Program Beasiswa Master Double Degree ini diprioritaskan bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kementerian Agama, serta alumni pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia. Dengan demikian, program ini menjadi salah satu upaya Kemenag untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi keagamaan dan mencetak pemimpin serta cendekiawan Indonesia yang terkoneksi secara global.

🔖 Baca juga:
Nasib Guru Honorer Sekolah Negeri 2027: Antara Kepastian Hukum dan Pengangkatan ASN

Kesimpulan, Beasiswa Master Double Degree Kemenag 2026 merupakan kesempatan emas bagi mereka yang ingin meningkatkan pendidikan dan memperoleh pengalaman akademik internasional. Dengan syarat yang relatif terjangkau, program ini terbuka bagi berbagai kalangan, terutama mereka yang bergerak di bidang pendidikan keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *