Pendidikan

SPMB 2026: Sistem Penerimaan Murid Baru yang Lebih Adil dan Terbuka

×

SPMB 2026: Sistem Penerimaan Murid Baru yang Lebih Adil dan Terbuka

Share this article
SPMB 2026: Sistem Penerimaan Murid Baru yang Lebih Adil dan Terbuka
SPMB 2026: Sistem Penerimaan Murid Baru yang Lebih Adil dan Terbuka

GemaWarta – 02 Juni 2026 | Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 telah diluncurkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung. Melalui skema baru ini, siswa yang berdomisili dekat dengan sekolah negeri dipastikan memiliki peluang lebih besar untuk diterima. Kuota jalur domisili ditetapkan minimal 40 persen dari total daya tampung di setiap SMP negeri yang berada di wilayah domisili siswa.

Kepala Disdik Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama meliputi jalur domisili dan afirmasi, sedangkan tahap kedua melalui jalur prestasi. Pada setiap tahap akan tersedia masa sanggah selama tiga hari, sehingga masyarakat yang memiliki bukti atau keberatan dapat mengajukan sanggahan melalui posko pengaduan yang disediakan di Kantor Disdik Kabupaten Bandung.

🔖 Baca juga:
Seleksi Mandiri Universitas 2026: Informasi Terlengkap dan Persiapan yang Tepat

Disdik Jatim juga menyiapkan 1.495.200 Personal Identification Number (PIN) SPMB 2026 guna mengakomodasi proses pendaftaran calon murid baru di seluruh wilayah provinsi itu. Kepala Disdik Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa pengambilan PIN lancar hingga hari ini, tidak ada laporan antrean dari sekolah se-Jawa Timur.

Sementara itu, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, berharap pada tahun 2026 tidak ada lagi siswa lulusan SD yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Ia juga mendukung kebijakan SPMB 2026 yang menetapkan jalur domisili minimal 40 persen dari total kuota, jalur afirmasi maksimal 20 persen, serta jalur prestasi dari sisa kuota yang tersedia.

🔖 Baca juga:
Kontroversi Lagu “Erika” Pecah di ITB: Evaluasi Budaya, Etika Digital, dan Upaya Cegah Kekerasan Seksual Kampus

Prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026 untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK telah dibuka mulai 19 Mei hingga 10 Juni 2026. Calon murid baru diminta segera melakukan prapendaftaran dan menyiapkan sejumlah dokumen yang menjadi syarat utama dalam proses seleksi.

Kesimpulan, SPMB 2026 memiliki tujuan untuk meminimalkan angka anak putus sekolah akibat kendala ekonomi maupun karena tidak diterima di SMP negeri yang berada di wilayah tempat tinggalnya. Dengan skema baru ini, diharapkan dapat meningkatkan kesempatan bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

🔖 Baca juga:
Mengenal Institut Teknologi Bandung: Kisah Masa Lalu hingga Masa Kini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *