OLAHRAGA

Al Nassr vs Al Qadsiah: Kekalahan Mengejutkan 1-3, Akhir 20 Kemenangan Beruntun dan Dampak pada Gelar Saudi Pro League

×

Al Nassr vs Al Qadsiah: Kekalahan Mengejutkan 1-3, Akhir 20 Kemenangan Beruntun dan Dampak pada Gelar Saudi Pro League

Share this article
Al Nassr vs Al Qadsiah: Kekalahan Mengejutkan 1-3, Akhir 20 Kemenangan Beruntun dan Dampak pada Gelar Saudi Pro League
Al Nassr vs Al Qadsiah: Kekalahan Mengejutkan 1-3, Akhir 20 Kemenangan Beruntun dan Dampak pada Gelar Saudi Pro League

GemaWarta – 05 Mei 2026 | Riyadh, 3 Mei 2026 – Laga lanjutan Saudi Pro League antara Al Nassr dan Al Qadsiah berakhir dengan skor mengejutkan 1-3 untuk kemenangan tuan rumah. Hasil ini tidak hanya mengakhiri rekor 20 kemenangan beruntun Al Nassr, tetapi juga menimbulkan pertanyaan serius tentang kemampuan tim untuk mempertahankan gelar juara musim ini.

Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari kedua belah pihak. Pada menit ke-23, Al Qadsiah membuka keunggulan lewat gol pertama yang dicetak oleh Mohammed Abu Al Shamat setelah menerima umpan berbahaya di dalam kotak enam yard. Gol tersebut memberi semangat pada tim tamu, yang kemudian menambah intensitas menyerang.

🔖 Baca juga:
Kurniawan Soroti Mental Timnas U-17 Usai Kemenangan 4-0 atas Timor Leste dan Persiapan Menghadapi Malaysia

Al Nassr berusaha membalas dengan menyerang lewat lini depan yang dipimpin oleh Cristiano Ronaldo. Pada menit ke-34, Ronaldo menembakkan tembakan keras dari sudut sempit yang meleset menabrak tiang gawang, menandakan bahwa bintang Portugal masih memiliki niat untuk mengubah arah permainan.

Usaha Al Nassr membuahkan hasil pada menit ke-41. Joao Félix, yang masuk sebagai pemain pengganti, memanfaatkan umpan silang dari Marcelo Brozovic untuk menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1. Gol Félix datang setelah serangan balik cepat yang mengecoh pertahanan Al Qadsiah, menandai kembali kemampuan pemain muda asal Portugal dalam situasi krusial.

Babak kedua dimulai dengan Al Qadsiah kembali menguasai inisiatif. Musab Al‑Juwayr memperpanjang keunggulan menjadi 2-1 pada menit ke-58 setelah menerima bantuan dari Julian Quinones di dalam kotak penalti. Gol ini menegaskan kembali keunggulan taktis pelatih Al Qadsiah yang berhasil menekan pertahanan Al Nassr yang tampak kurang terkoordinasi.

Pada menit ke-73, Quinones menambah angka menjadi 3-1 dengan tendangan terkontrol dari jarak tengah kotak penalti, menutup rapat peluang bagi Al Nassr. Meski Ronaldo mencoba menciptakan peluang lewat tembakan jarak jauh pada menit akhir pertandingan, bola meleset melewati tiang, memperlihatkan frustrasi tim tamu yang sudah kehabisan opsi.

🔖 Baca juga:
Klasemen Persib Bandung Tersangkut di Puncak: Borneo FC Samai Poin, Lima Laga Tersisa!

Salah satu sorotan sebelum pertandingan adalah ketiadaan Sadio Mané dalam skuad Al Nassr. Mané, yang sebelumnya dilaporkan mengalami masalah kebugaran, tidak dipanggil untuk menghadiri laga ini. Keputusan pelatih menimbulkan spekulasi tentang kondisi fisik pemain asal Senegal, yang kini menjadi pertanyaan besar menjelang sisa musim.

Kekalahan ini memberikan dampak langsung pada klasemen. Sebelum laga, Al Nassr berada di puncak tabel dengan selisih tiga poin dari rival terdekat. Dengan tiga poin yang hilang, selisih tersebut berkurang menjadi satu poin, sementara Al Qadsiah melonjak ke posisi kedua, menambah tekanan pada kampanye gelar Al Nassr yang semula dianggap hampir pasti.

Reaksi di media sosial pun tidak kalah panas. Cristiano Ronaldo menanggapi kritik dengan menegaskan bahwa pertarungan untuk gelar tidaklah “perang”, melainkan kompetisi yang memerlukan konsistensi. Sementara itu, para pendukung Al Nassr mengungkapkan kekecewaan mereka melalui platform digital, menyoroti kurangnya kreativitas di lini tengah dan ketergantungan berlebih pada gol individu.

Di sisi lain, pelatih Al Qadsiah memuji performa timnya, khususnya dalam mengeksekusi serangan balik dan memanfaatkan peluang dari bola mati. Ia menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi bukti bahwa strategi defensif yang disiplin dapat menantang tim-tim besar di liga.

🔖 Baca juga:
Machida Zelvia Siap Guncang Al-Ahli di Final AFC Champions League Elite 2025-2026

Ke depan, Al Nassr harus segera memperbaiki pola permainan, terutama dalam menutup ruang bagi lawan dan meningkatkan koordinasi antar lini. Keputusan mengenai kebugaran Sadio Mané serta penyesuaian taktik dari pelatih akan menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah tim ini masih dapat meraih gelar atau harus menerima kegagalan di musim ini.

Dengan sisa beberapa pertandingan lagi, persaingan di puncak klasemen Saudi Pro League menjanjikan drama yang semakin intens. Penggemar sepak bola di seluruh Arab Saudi dan mancanegara kini menantikan aksi selanjutnya, berharap tim-tim papan atas dapat menampilkan pertarungan yang layak untuk gelar juara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *