OLAHRAGA

Anderlecht Bangkit dari Defisit, Mengulang Drama Historis dengan Nottingham Forest

×

Anderlecht Bangkit dari Defisit, Mengulang Drama Historis dengan Nottingham Forest

Share this article
Anderlecht Bangkit dari Defisit, Mengulang Drama Historis dengan Nottingham Forest
Anderlecht Bangkit dari Defisit, Mengulang Drama Historis dengan Nottingham Forest

GemaWarta – 20 April 2026 | Rivalitas antara Anderlecht dan KV Mechelen kembali menegangkan pada laga pekan ini di Stadion Achter de Kazerne, ketika tim ungu-putih berhasil mengubah kekalahan 0-1 menjadi kemenangan 2-1 di babak kedua. Keberhasilan ini menambah catatan penting klub Belgia yang kini berjuang keras untuk mengamankan tempat di kompetisi Eropa.

Pada babak pertama, Anderlecht tampil lemah. Kesalahan teknis dan distribusi bola yang buruk membuat mereka tidak mampu menguasai permainan. Stroeykens harus digantikan oleh Verschaeren akibat cedera hamstring pada menit ke-20. Sementara itu, serangan tunggal Raman pada menit ke-30 hampir mencetak gol, namun Coosemans melakukan penyelamatan krusial dengan kakinya. Mechelen sempat memanfaatkan peluang di menit tambahan pertama dengan gol Boersma yang masuk ke sudut jauh pasca kesalahan penguasaan bola oleh Kana.

🔖 Baca juga:
Persib Nyaris Tergelincir, Bojan Hodak Soroti Insiden Kartu Merah & Mental Pemain

Menjelang jeda, skor masih 1-0 untuk Mechelen. Namun, perubahan taktik di ruang ganti dan masuknya pemain cadangan Cvetkovic serta Bertaccini mengubah dinamika pertandingan. Pada menit ke-61, Cvetkovic menyundul bola masuk setelah memanfaatkan rebound, menyamakan kedudukan. Tak lama kemudian, pada menit ke-71, Bertaccini menambah satu gol lewat operan apik dari Diarra dan bantuan backheel dari Augustinsson.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Mechelen dalam penguasaan bola pada babak pertama, namun Anderlecht menguasai peluang pada babak kedua. Berikut data lengkapnya:

Tim Penguasaan Tembakan Kartu Kuning
Anderlecht 48% 9 6
KV Mechelen 52% 7 3

Dengan tiga poin tambahan, Anderlecht kini mengumpulkan enam poin dari sembilan laga, menutup jarak hanya satu poin dengan STVV yang masih memiliki satu pertandingan lagi melawan AA Gent. Pertandingan selanjutnya dijadwalkan pada hari Kamis depan, ketika Anderlecht akan berkunjung ke Staaien untuk menguji konsistensi mereka.

🔖 Baca juga:
Jadwal Timnas U-17 Indonesia vs Timor Leste: Mierza Firjatullah Siap Gempur Garuda Muda di Gelora Joko Samudro

Keberhasilan mengandalkan pemain cadangan ini mengingatkan pada sejarah panjang klub dalam menghadapi situasi krusial. Salah satu momen paling bersejarah terjadi pada musim 1983/84, ketika Anderlecht bertemu Nottingham Forest di semifinal Piala UEFA. Pada leg pertama, Anderlecht menang 2-0 di kandang, namun leg kedua berakhir dengan kekalahan 0-3 yang kemudian terbukti melibatkan skandal suap wasit.

Skandal tersebut baru terungkap pada tahun 1997, mengungkap bahwa presiden Anderlecht saat itu, Constant Vanden Stock, memberikan suap kepada wasit Emilio Guruceta Muro. Keputusan kontroversial itu memberikan keuntungan bagi Anderlecht, termasuk penalti yang dipertanyakan serta gol yang dianulir. Akibatnya, Nottingham Forest menolak partisipasi di kompetisi Eropa selama satu musim.

Walaupun masa lalu itu kelam, reputasi Anderlecht sebagai klub yang mampu bangkit dari kesulitan tetap kuat. Kemenangan melawan Mechelen memperlihatkan karakter tim yang tidak menyerah, terutama ketika pemain inti seperti Cvetkovic dan Bertaccini tampil gemilang dari bangku cadangan.

🔖 Baca juga:
Southampton Catat Kemenangan 3-0 atas Blackburn, Posisinya Semakin Dekat Promosi Otomatis

Latihan intensif dan rotasi pemain menjadi strategi pelatih untuk menjaga kebugaran serta menghindari cedera. Verschaeren, yang masuk menggantikan Stroeykens, menunjukkan performa menjanjikan, sementara pemain muda seperti Diarra terus berkembang menjadi ujung tombak kreativitas tengah.

Ke depan, fokus utama Anderlecht adalah mempertahankan performa di liga domestik sekaligus menyiapkan diri untuk kompetisi Eropa. Dengan posisi klasemen yang masih rapuh, setiap poin sangat berarti. Tim juga harus memperhatikan akumulasi kartu kuning; enam kartu yang diterima pada pertandingan ini dapat berujung pada suspensi pemain kunci bila tidak diatur dengan baik.

Secara keseluruhan, kemenangan 2-1 ini bukan sekadar tiga poin tambahan, melainkan simbol kebangkitan dan pengingat akan warisan historis klub. Anderlecht kini berada di jalur yang tepat untuk menutup musim dengan prestasi yang membanggakan, sekaligus menyingkap kembali babak lama ketika mereka bersaing ketat dengan Nottingham Forest di panggung Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *