GemaWarta – 04 Juni 2026 | Hari Raya Waisak 2026 telah menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia. Selain merayakan hari suci umat Buddha, masyarakat juga memanfaatkan liburan panjang untuk melakukan perjalanan ke berbagai daerah. Salah satu moda transportasi yang banyak digunakan adalah Kereta Api (KAI) Bandara dan ASDP (Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan).
PT Railink sebagai pengelola KAI Bandara di Yogyakarta mencatat sebanyak 45.897 penumpang telah terlayani selama periode libur panjang Hari Raya Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila, yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 31.627 penumpang KA Bandara YIA Reguler dan 14.271 penumpang KA Bandara YIA Xpress yang melayani perjalanan dari dan menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga mencatat sebanyak 804.195 penumpang dan 215.110 kendaraan telah menyeberang menggunakan layanan ASDP selama periode libur panjang. Empat pelabuhan utama ASDP, yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk, tercatat melayani penumpang dan kendaraan tersebut.
Di sisi lain, Vihara Empu Astapaka di Jembrana juga menggelar rangkaian kegiatan keagamaan, sosial, dan pelestarian lingkungan dalam rangka memperingati Hari Trisuci Waisak 2570 Buddhis Era (BE). Kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan Pindapata, donor darah, pelepasan satwa, dan penanaman pohon.
Dalam menyambut Hari Raya Waisak 2026, masyarakat Indonesia juga melakukan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Selain itu, moda transportasi seperti KAI Bandara dan ASDP juga memainkan peran penting dalam memfasilitasi perjalanan masyarakat selama liburan panjang.
Kesimpulan, Hari Raya Waisak 2026 telah menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk merayakan hari suci umat Buddha dan melakukan perjalanan ke berbagai daerah. Moda transportasi seperti KAI Bandara dan ASDP juga memainkan peran penting dalam memfasilitasi perjalanan masyarakat selama liburan panjang.











