GemaWarta – 20 Juli 2026 | Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0. Gol tunggal dibuat oleh Ferran Torres pada menit ke-37 di babak perpanjangan waktu. Kemenangan ini menandai gelar juara Piala Dunia kedua bagi Spanyol setelah sebelumnya mereka menang pada tahun 2010.
Spanyol tampil sangat dominan sepanjang pertandingan, menguasai 74% possession dan melakukan 20 percobaan tembakan sebelum Argentina bisa melakukan satu pun percobaan. Strategi Spanyol yang berfokus pada penguasaan bola dan permainan tiki-taka terbukti efektif dalam menghadapi lawan yang tangguh seperti Argentina.
Argentina, yang bergantung pada kejeniusan individu Lionel Messi, kali ini tidak bisa menembus pertahanan Spanyol yang solid. Messi, yang berusaha keras untuk mencetak gol, tidak bisa membobol gawang Spanyol hingga akhir pertandingan.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menunjukkan keberaniannya dengan melakukan perubahan strategis yang efektif. Ia memasukkan pemain-pemain yang bisa memperkuat serangan Spanyol tanpa mengorbankan kekuatan pertahanan.
Di sisi lain, Argentina mengalami kesulitan dalam menghadapi tekanan Spanyol. Mereka akhirnya kehilangan pemain penting, Enzo Fernandez, yang mendapatkan kartu merah setelah melakukan tackle keras. Hal ini semakin memperburuk posisi Argentina yang sudah terdesak sebelumnya.
Kemenangan Spanyol ini menandai akhir dari petualangan Argentina di Piala Dunia 2026. Meskipun mereka tidak bisa membawa pulang trofi, Argentina masih bisa berbangga dengan performa mereka sepanjang turnamen. Spanyol, di sisi lain, telah membuktikan diri sebagai tim terkuat di Piala Dunia 2026 dengan gaya permainan yang atraktif dan efektif.
Di akhir pertandingan, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengakui bahwa Spanyol lebih unggul dan layak menjadi juara. Ia juga memuji dedikasi dan kerja keras timnya, tetapi mengakui bahwa mereka masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki.











