GemaWarta – 07 Mei 2026 | Arsenal final Liga Champions 2026 menjadi sorotan utama dunia sepak bola setelah tim asuhan Mikel Arteta mengalahkan Atletico Madrid dengan agregat tipis 2-1. Kemenangan pada leg kedua yang berlangsung di Emirates Stadium menyuguhkan gol tunggal Bukayo Saka, namun atmosfer yang tercipta di stadion menjadi cerita utama yang diulang-ulang oleh para pemain, terutama gelandang tengah Inggris, Declan Rice.
Leg pertama melawan Atletico Madrid di Madrid berakhir dengan hasil imbang 1-1, memberi Arsenal peluang untuk menambah keunggulan di London. Pada Selasa, 5 Mei 2026, Saka menembakkan bola ke gawang lawan pada menit ke-68, memastikan Arsenal mengunci kemenangan 1-0 di leg kedua. Dengan hasil agregat 2-1, Gunners melaju ke final Liga Champions pertama sejak 2006, ketika mereka kalah dari Barcelona.
Setelah pertandingan, Declan Rice mengaku hampir kehabisan kata-kata. Ia menyebut malam itu sebagai “malam terbaik di Emirates” dan memuji energi luar biasa yang diberikan suporter. “Saya tidak pernah melihat Emirates seperti ini. Suar (flare) yang menyambut bus tim membuat bulu kuduk kami berdiri,” ujarnya. Rice menambahkan bahwa dukungan para fans sangat krusial untuk menyalurkan semangat tim menjelang pertandingan puncak.
Mikel Arteta, pelatih kepala Arsenal, menegaskan bahwa final ini adalah hadiah atas keyakinan dan kerja keras seluruh staf serta pemain. Ia menyoroti proses taktik yang konsisten sejak awal musim dan menekankan bahwa tim tidak akan berhenti belajar hingga mengangkat trofi. Arteta juga mengingat kembali kegagalan 2006 sebagai motivasi untuk mengukir sejarah baru.
Dari sisi finansial, perjalanan Arsenal di UEFA Champions League musim ini menghasilkan pendapatan fantastis. Total pendapatan klub telah melampaui £122 juta (sekitar Rp2,4 triliun). Jika Arsenal berhasil mengangkat trofi, tambahan £10 juta (≈Rp200 miliar) akan masuk ke kas klub. Berikut rangkuman pendapatan utama:
| Komponen | Pendapatan (£) | Pendapatan (Rp) |
|---|---|---|
| Distribusi UEFA | 122 000 000 | 2 400 000 000 000 |
| Bonus Final (perkiraan) | 10 000 000 | 200 000 000 000 |
| Total (perkiraan) | 132 000 000 | 2 600 000 000 000 |
Selain pendapatan langsung, klub juga mengantisipasi peningkatan penjualan merchandise, hak siar, serta sponsor yang akan mengalir setelah penampilan di panggung tertinggi Eropa.
Final akan digelar pada 30 Mei 2026 di Puskas Arena, Budapest. Jadwal menunjukkan kickoff pada pukul 17.00 waktu setempat. Arsenal akan menghadapi pemenang duel semifinal lain antara juara bertahan Paris Saint‑Germain dan raksasa Jerman Bayern Munich. Kedua tim tersebut akan bertarung di Allianz Arena pada 7 Mei, dengan Bayern berusaha membalikkan defisit agregat 4‑5.
Rice kembali menyerukan dukungan massal dari suporter Gunners. “Saya ingin semua fans Arsenal datang, 200 ribu orang, mari buat momen ini spesial,” kata Rice dalam konferensi pers. Klub pun menyiapkan nonton bareng di Emirates Stadium untuk menampung ribuan pendukung yang tak dapat berangkat ke Budapest.
Sejarah mencatat Arsenal hanya sekali mencapai final Liga Champions, yaitu pada 2006. Kegagalan pada saat itu menjadi pelajaran berharga. Kini, dengan skuad yang dipimpin oleh pemain-pemain muda berbakat seperti Saka, Gabriel Martinelli, dan Rice, harapan kembali menyala. Jika Arsenal berhasil mengangkat trofi, klub tidak hanya menambah koleksi trofi, tetapi juga membuka pintu menuju UEFA Super Cup 2026.
Dengan kombinasi performa di lapangan, dukungan fanatik, serta keuntungan finansial yang signifikan, Arsenal berada pada posisi yang kuat untuk menantang raksasa Eropa lainnya. Semua mata kini tertuju pada Budapest, menanti apakah Gunners dapat menuliskan babak baru dalam sejarah mereka.











