GemaWarta – 03 Mei 2026 | Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) di Parepare akan menjadi saksi laga penting pekan ke‑31 Liga 1 2025/2026 antara Bhayangkara FC dan Persib Bandung. Karena adanya keputusan keamanan yang ketat, seluruh pendukung Bobotoh dilarang hadir di tribun. Pihak kepolisian menegaskan bahwa pertandingan akan digelar tanpa penonton, namun tetap mengerahkan 343 personel keamanan untuk menjamin situasi tetap kondusif di sekitar arena.
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, mengungkapkan rincian lengkap pengamanan. Sebanyak 179 anggota Polri, 20 anggota TNI, serta 19 personel dari pemerintah kota akan bertugas. Mereka dibagi menjadi tiga zona utama: pengawalan tim, penyekatan jalur akses menuju stadion, dan pengamanan internal arena. Selain itu, 120 steward siap mengarahkan lalu lintas dan membantu evakuasi bila diperlukan. Penempatan personel yang menyeluruh mencerminkan upaya preventif untuk menghindari potensi kerusuhan meski tidak ada suporter yang berada di lokasi.
Indra menegaskan bahwa suporter Persib, yang dikenal dengan sebutan Bobotoh, diharapkan memberikan dukungan dari rumah. “Kami meminta agar para pendukung tidak datang ke stadion sesuai dengan keputusan yang sudah ditetapkan. Terima kasih atas kerja samanya,” ujarnya. Pernyataan serupa juga disampaikan Ketua Panpel Persib, Ispriyanto, yang memastikan semua koordinator suporter telah menerima instruksi resmi. Kedua pihak sepakat bahwa menonton melalui media resmi adalah cara paling aman untuk menikmati pertandingan tanpa mengganggu ketertiban umum.
Berikut adalah jadwal resmi pertandingan dan cara menontonnya secara daring:
- Tanggal: Senin, 4 Mei 2026
- Waktu Kick‑off: 16.30 WITA (15.30 WIB)
- Lokasi: Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare
- Siaran TV: TVRI Nasional dan Indosiar
- Live streaming: tvsport.id/stream/bhayangkara-persib (tautan teks tanpa hyperlink)
Dengan penayangan langsung di televisi nasional serta platform streaming resmi, para Bobotoh dapat menyaksikan aksi Bhayangkara FC melawan Persib Bandung tanpa harus meninggalkan rumah. Pengaturan ini tidak hanya mengurangi risiko kerusuhan, tetapi juga memungkinkan penonton menikmati kualitas gambar tinggi dan komentar ahli yang disediakan oleh penyiar.
Pertandingan ini menjadi salah satu konfrontasi krusial menjelang penghujung musim, karena kedua tim bersaing ketat untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen. Bhayangkara FC, yang berada di tengah tabel, berharap mengumpulkan poin penting untuk menghindari zona degradasi. Sementara itu, Persib Bandung menargetkan kemenangan untuk memperkuat posisi mereka di zona klasemen atas. Tanpa kehadiran suporter di stadion, tekanan mental akan lebih terasa pada pemain, menjadikan strategi pelatih dan konsentrasi individu faktor penentu hasil akhir.
Secara keseluruhan, keputusan menutup tribun dan menyalakan jaringan keamanan yang luas mencerminkan kebijakan otoritas daerah dalam menjaga ketertiban publik. Bagi Bobotoh, menonton melalui siaran resmi menjadi pilihan paling aman dan tetap memberi ruang bagi dukungan moral kepada tim kesayangan.











