GemaWarta – 01 Mei 2026 | Nottingham Forest kembali menorehkan momen bersejarah setelah Chris Wood mengeksekusi penalti krusial pada leg pertama semifinal Liga Europa melawan Aston Villa. Gol tunggal dari titik putih itu memastikan keunggulan 1-0 di City Ground, sekaligus menambah keyakinan bagi tim asuhan Unai Emery untuk melaju ke final kompetisi bergengsi tersebut.
Penampilan Wood tidak lepas dari sorotan sejak kedatangannya dari Newcastle United pada Januari 2023. Pada awalnya, ia sempat menjadi bahan kritik setelah pemilik klub Evangelos Marinakis menilai investasi £15 juta terlalu mahal mengingat hanya tiga penampilan yang ia lakukan. Namun, striker asal Selandia Baru itu berhasil mengubah persepsi itu dengan konsistensi mencetak gol, terutama dalam laga-laga krusial di Premier League.
Sebelum pertandingan melawan Villa, Wood telah mencetak 20 gol di liga domestik musim lalu, membantu Forest menempati posisi ketujuh dan hampir meraih tempat Champions League. Sayangnya, cedera lutut yang ia alami pada Oktober 2025 membuatnya absen hampir enam bulan, termasuk sebagian besar fase kualifikasi Eropa. Operasi pada libur Natal akhirnya memulihkan kondisi fisiknya, dan ia kembali tampil pada laga melawan Porto di babak sebelumnya.
Gol penalti pada menit ke‑71 melengkapi statistik pribadi Wood yang kini menembus angka 200 gol dalam karier profesional, termasuk 16 gol saat masih bermain di tim semi‑profesional Hamilton Wanderers. Berikut rangkuman kontribusi pentingnya untuk Nottingham Forest:
- 200 gol total dalam karier
- 41 gol di baju merah Forest
- 20 gol Premier League musim 2023/24
- 2 gol di kompetisi Eropa hingga fase semifinal
Setelah mengeksekusi tendangan tersebut, Wood mengungkapkan rasa tenangnya saat berada di titik penalti. “Saya berusaha tetap tenang, itu tugas saya sebagai penyerang. Momen kecil seperti ini yang menentukan hasil pertandingan,” ujarnya kepada TNT Sports.
Meski leg pertama berakhir dengan keunggulan tipis, Wood mengingatkan rekan-rekannya bahwa pertandingan di Villa Park akan jauh lebih menantang. “Mereka kuat di kandang sendiri. Kami sudah menyelesaikan tugas di sini, kini saatnya membuktikan diri di London,” katanya.
Jika Forest berhasil mengamankan kemenangan di leg kedua, mereka akan melaju ke final Liga Europa dan berpotensi mengulang kesuksesan 2020/21, ketika klub menembus fase semifinal sebelum tersingkir oleh AS Roma. Keberhasilan tersebut juga dapat memperkuat posisi mereka di klasemen Premier League, mengingat persaingan zona aman masih berlangsung ketat.
Selain peran di lapangan, kehadiran Wood memberikan dampak psikologis bagi skuad. Pemain muda seperti Jamal Benzema dan Harvey Sanchez menyebutnya sebagai contoh profesionalisme dan ketekunan. “Chris selalu memberi contoh dengan kerja kerasnya, terutama setelah kembali dari cedera,” kata Benzema dalam sesi latihan.
Dengan jadwal pertandingan yang padat, Forest kini harus mengatur rotasi pemain agar Wood tetap fit menjelang fase krusial akhir musim. Manajer Emery menegaskan pentingnya kebugaran pemain kunci, terutama menjelang pertemuan melawan rival liga dan kemungkinan final Eropa.
Secara keseluruhan, perjalanan Chris Wood dari skeptisisme awal hingga menjadi pahlawan penalti mencerminkan transformasi pribadi dan kontribusi vital bagi Nottingham Forest. Jika tim berhasil menutup kampanye ini dengan trofi Liga Europa, Wood akan menambah daftar nama pemain yang menorehkan sejarah di klub.











