GemaWarta – 06 Mei 2026 | Bek kiri timnas Indonesia U-17, Mathew Baker, menegaskan bahwa skuad Garuda Muda memiliki peluang kuat untuk menembus delapan tim terbaik Piala Asia U-17 2026 dan melaju ke Piala Dunia U-17 2026 di Qatar. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang laga pembuka melawan China pada Selasa malam, 23.30 WIB, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Menurut Baker, kunci utama keberhasilan tim terletak pada disiplin taktis, etos kerja tinggi, serta keberanian menekan lawan saat kehilangan bola. “Kami memiliki kemampuan untuk menguasai permainan dan menciptakan peluang. Kami disiplin dan berani menekan ketika kehilangan bola,” ujar ia dalam wawancara yang dikutip dari laman resmi FIFA. Pemain berusia 16 tahun itu menambahkan bahwa rasa percaya diri dan kebersamaan antar pemain menjadi modal penting dalam menghadapi kompetisi sengit.
Baker menyoroti pentingnya resiliensi tim dalam menghadapi tekanan. “Tekanan memang selalu ada, tetapi kami fokus pada tugas masing-masing dan saling mendukung. Yang terpenting adalah menjaga momentum perkembangan yang sudah ada. Kekuatan terbesar tim ini adalah daya tahan, terutama menghadapi situasi sulit,” katanya. Pernyataan tersebut mencerminkan pengalaman Baker yang sudah berlatih bersama timnas U-16 sejak 2024 dan menjadi pemain paling berpengalaman di skuad U-17 saat ini.
Karier Baker di level klub juga memberikan nilai tambah bagi timnas. Sejak usia 12 tahun, ia dibela oleh klub Liga Australia, Melbourne City, dan telah menembus tim senior pada usia 15 tahun. Pengalaman bermain di liga profesional serta dua tahun berlatih bersama timnas Indonesia menjadi aset penting baginya untuk mentransfer pengetahuan kepada rekan satu tim.
Jadwal Piala Asia U-17 2026 menempatkan Indonesia di Grup B bersama China, Jepang, dan Qatar. Laga pertama melawan China dijadwalkan pada Selasa, 23.30 WIB, di Bali. Pertandingan berikutnya melawan Qatar pada Sabtu, 9 Mei, dan Jepang pada Selasa, 12 Mei. Delapan tim terbaik dari turnamen tersebut akan lolos ke Piala Dunia U-17 2026 yang diselenggarakan Qatar.
- Senin, 5 Mei: Persiapan akhir di Bali
- Selasa, 6 Mei: Laga pembuka vs China (23.30 WIB)
- Sabtu, 9 Mei: Laga melawan Qatar
- Selasa, 12 Mei: Laga melawan Jepang
Pelatih kepala, Kurniawan Dwi Yulianto, menegaskan bahwa skuadnya telah menyiapkan pola permainan yang menekankan pressing tinggi serta transisi cepat. Ia menambahkan bahwa kebersamaan yang terbangun sejak fase pembinaan U-15 menjadi pondasi kuat bagi timnas U-17.
Selain aspek taktik, faktor psikologis juga menjadi fokus utama. Baker mengaku tim merasakan tekanan menjelang laga pembuka, namun mereka tetap fokus pada tugas masing-masing. “Kami tidak membiarkan tekanan mengganggu konsentrasi. Setiap pemain tahu perannya dan siap memberi yang terbaik,” ujarnya.
Sejarah singkat timnas Indonesia U-17 menunjukkan progres signifikan. Pada Piala Asia U-17 2025, tim berhasil masuk fase gugur dan melaju ke Piala Dunia U-17 2025, di mana mereka mencatat kemenangan historis melawan Honduras 2-1. Kesuksesan tersebut menumbuhkan kepercayaan diri tinggi bagi generasi baru yang kini dipimpin oleh Mathew Baker.
Dengan kombinasi disiplin, kerja keras, dan pengalaman internasional, harapan besar menanti tim Garuda Muda. Jika Indonesia berhasil mengamankan satu tempat dari grup, mereka akan menjadi perwakilan Asia pertama yang melaju ke Piala Dunia U-17 2026, menambah kebanggaan bagi sepak bola tanah air.











