OLAHRAGA

Drama di Jerez: Veda Ega Pratama Jatuh di Kualifikasi, Memulai P17, Namun Quiles Rebut Pole

×

Drama di Jerez: Veda Ega Pratama Jatuh di Kualifikasi, Memulai P17, Namun Quiles Rebut Pole

Share this article
Drama di Jerez: Veda Ega Pratama Jatuh di Kualifikasi, Memulai P17, Namun Quiles Rebut Pole
Drama di Jerez: Veda Ega Pratama Jatuh di Kualifikasi, Memulai P17, Namun Quiles Rebut Pole

GemaWarta – 26 April 2026 | Sirkuit Ángel Nieto di Jerez menyuguhkan aksi balap yang menegangkan pada akhir pekan Moto3 Spanyol 2026. Pada sesi kualifikasi, Maximo Quiles dari tim CFMOTO Gaviota Aspar mencatat waktu tercepat 1:44,070 detik, berhasil mengunci posisi pole. Sementara itu, pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengalami high‑side di sektor ketiga, mengakibatkan jatuh keras yang memaksa ia menempati posisi start ke‑17.

Veda, yang mengendarai Honda NSF250RW untuk Honda Team Asia, sempat menunjukkan kecepatan menjanjikan. Ia berhasil lolos dari Q1 sebagai runner‑up dan melaju ke Q2 dengan posisi enam pada sebagian besar lap. Namun pada lap penentuan, kesalahan kecil di keluar‑masuk tikungan membuat ban belakang kehilangan traksi, memicu high‑side yang berujung pada kecelakaan. Meskipun luka hanya berupa goresan ringan, Veda terpaksa mengakhiri sesi di posisi P17.

🔖 Baca juga:
Maverick Vinales Absen di MotoGP Jerez 2026, Grid Jadi 23 Pembalap dengan Wild Card

Sementara Quiles memimpin barisan depan, tiga pembalap lain menempati posisi podium kualifikasi: David Muñoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) berada di posisi dua, diikuti Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) di posisi tiga. Posisi ke‑4 hingga ke‑10 diisi oleh Joel Kelso, David Almansa, Matteo Bertelle, Hakim Danish, serta beberapa rider lainnya.

Pos Pembalap Tim Waktu (mm:ss,mmm)
1 Maximo Quiles CFMOTO Gaviota Aspar 1:44,070
2 David Muñoz Liqui Moly Dynavolt Intact GP 1:44,210
3 Alvaro Carpe Red Bull KTM Ajo 1:44,285
4 Joel Kelso 1:44,340
5 David Almansa 1:44,398
6 Veda Ega Pratama Honda Team Asia 1:44,560 (High‑side)

Setelah kualifikasi, Veda tetap optimis. Pengalaman dua musim di Red Bull MotoGP Rookies Cup memberinya kemampuan membaca situasi balapan dan memilih strategi overtaking yang tepat. Tim Honda Team Asia juga mengambil keputusan berani dengan menurunkan kombinasi ban SC2‑SC1 (Medium‑Soft), berbeda dari mayoritas pesaing yang menggunakan Medium‑Medium. Pilihan ban ini diharapkan memberi traksi ekstra pada bagian belakang, memudahkan Veda melakukan akselerasi keluar tikungan.

Balapan utama dijadwalkan pada Minggu, 26 April 2026 pukul 16.00 WIB. Meskipun harus memulai dari barisan tengah, Veda memiliki peluang untuk masuk zona poin jika dapat memanfaatkan kesalahan di barisan depan. Sirkuit Jerez dikenal dengan tikungan sempit dan perubahan arah yang cepat, sehingga posisi start tidak selalu menentukan hasil akhir.

🔖 Baca juga:
MotoGP 2026: Jerez Menjadi Panggung Sengit Ducati, Aprilia, dan Marc Marquez

Setelah balapan, Veda berhasil menembus zona poin dengan finis di posisi keenam, menambahkan 10 poin ke klasemen sementara. Pencapaian ini menjadikannya pembalap Honda pertama yang masuk 10 besar pada Grand Prix Jerez, serta mengukuhkan reputasinya sebagai rider yang mampu bangkit dari posisi sulit.

Di sisi lain, Quiles mempertahankan dominasi dengan finis di posisi dua, memperlebar jarak poinnya di klasemen. Persaingan di puncak klasemen kini melibatkan Quiles, Alvaro Carpe, dan Valentin Perrone, sementara Veda menempati peringkat keenam dengan total 37 poin, selisih 53 poin dari pemimpin.

Keseluruhan, akhir pekan Moto3 di Jerez memberi drama tinggi: pole yang diraih oleh Quiles, kecelakaan dramatis Veda Ega Pratama, dan kebangkitan luar biasa dari barisan tengah. Performa Veda menunjukkan bahwa dengan strategi ban tepat dan mentalitas pantang menyerah, rider Indonesia dapat bersaing di panggung dunia.

🔖 Baca juga:
Hujan Deras Memicu Banjir, Solusi Sumur Resapan, dan Drama MotoGP Jerez: Apa Kata BMKG?

Keberhasilan Veda di Jerez menjadi inspirasi bagi generasi pembalap muda Tanah Air. Dukungan publik Indonesia, baik melalui media sosial maupun komentar di arena balap, menjadi energi tambahan bagi Veda dalam menatap tantangan selanjutnya di seri Moto3 Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *