GemaWarta – 25 April 2026 | Persaingan akhir musim Championship Liga 2 2025/2026 semakin memanas. Pada pekan ke-26, empat laga krusial berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) yang menambah ketegangan di papan klasemen. Barito Putera yang sempat menancapkan harapan pada promosi kini terpuruk di zona menengah, sementara PSS Sleman dan Persipura Jayapura beradu kecepatan untuk menguasai puncak. Di sisi lain, Garudayaksa FC menyiapkan serangan penuh pada laga melawan Sriwijaya FC, berharap mengukir tiga poin penting yang dapat menempatkan mereka kembali ke posisi terdepan.
Berbagai hasil pertandingan mengubah dinamika poin. PSIS Semarang berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Kendal Tornado di Stadion Jatidiri, menambah poin penting dalam upaya menghindari degradasi. Di grup Barat, Persikad Depok menurunkan performa mengesankan dengan mengalahkan FC Bekasi City 3-2 dalam laga yang dipenuhi lima gol, menegaskan ambisi mereka untuk naik klasemen. Sementara itu, duel antara PSMS Medan dan Adhyaksa FC berakhir imbang 1-1, memberikan masing‑masing satu poin dan menambah tekanan pada Adhyaksa yang kini harus bersaing ketat dengan Garudayaksa untuk posisi teratas.
Berikut rangkuman singkat klasemen sementara setelah hasil pekan ke‑26:
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | GM | GK | +/- | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Garudayaksa FC | 26 | 15 | 6 | 5 | 45 | 30 | +15 | 51 |
| 2 | PSS Sleman | 26 | 14 | 7 | 5 | 42 | 28 | +14 | 49 |
| 3 | Persipura Jayapura | 26 | 13 | 8 | 5 | 40 | 27 | +13 | 47 |
| 4 | Barito Putera | 26 | 11 | 8 | 7 | 38 | 31 | +7 | 41 |
| 5 | PSIS Semarang | 26 | 10 | 9 | 7 | 36 | 33 | +3 | 39 |
Data di atas menegaskan bahwa Barito Putera kini berada di luar jalur promosi, sementara tiga tim teratas bersaing ketat. PSS Sleman berada hanya dua poin di belakang pemimpin, dan Persipura Jayapura berada dalam jarak yang dapat dijangkau bila mengoptimalkan sisa laga.
Garudayaksa FC menyiapkan strategi agresif menjelang pertandingan melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Pelatih Widodo Cahyono Putro menegaskan pentingnya memanfaatkan kondisi lemah lawan; Sriwijaya FC hanya mencatat dua hasil seri dari 25 laga, dengan selisih gol -61. “Kami harus mengambil tiga poin penuh,” ujar Widodo menjelang pertandingan, menambah tekanan pada tim lawan yang sudah dipastikan turun ke divisi lebih rendah.
Di sisi lain, PSIS Semarang yang berhasil mengamankan tiga poin melawan Kendal Tornado, menambah rasa optimisme bagi pendukung Laskar Mahesa Jenar. Gol penentu datang dari tendangan penalti Beto Goncalves pada menit ke‑61, yang berhasil menahan tekanan lawan dan mempertahankan keunggulan hingga akhir laga. Kemenangan ini sangat berarti dalam upaya menghindari zona degradasi yang kini semakin ketat.
Persikad Depok, yang berhasil mengumpulkan tiga poin melawan FC Bekasi City, menampilkan serangan yang tajam melalui brace Rosalvo Junior (30′, 51′). Meskipun Ezechiel Ndouassel menyamakan kedudukan pada menit ke‑16 dan kembali mencetak gol pada menit ke‑77, Persikad tetap mengamankan kemenangan 3-2. Hasil ini meningkatkan peluang mereka untuk masuk zona promosi, terutama bila mereka terus menambah poin pada sisa pertandingan.
Hasil imbang antara PSMS Medan dan Adhyaksa FC menambah drama di grup Barat. Kiper Reky Rahayu yang menerima kartu merah pada menit ke‑50 menjadi sorotan, sementara Adhyaksa FC berhasil menyamakan kedudukan lewat gol penalti Makan Konate pada menit ke‑80. Poin yang diraih membuat Adhyaksa terpaksa menunggu hasil Garudayaksa pada laga berikutnya untuk menentukan siapa yang akan memimpin klasemen grup.
Kesimpulannya, pekan ke‑26 menegaskan bahwa klasemen Liga 2 berada dalam kondisi sangat dinamis. Barito Putera harus berjuang keras untuk kembali ke jalur promosi, sementara PSS Sleman, Persipura Jayapura, dan Garudayaksa FC berada dalam persaingan sengit untuk merebut tiket promosi langsung ke Super League. Pertandingan-pertandingan mendatang akan menjadi penentu akhir siapa yang berhasil melaju, siapa yang terpuruk, dan bagaimana drama klasemen Liga 2 berlanjut hingga penutupan musim.











