GemaWarta – 01 Mei 2026 | Menjelang penghujung musim BRI Super League 2025/2026, Persija Jakarta berada di posisi tiga klasemen sementara dengan 62 poin. Selisih enam poin memisahkan mereka dari pemuncak klasemen, Borneo FC, serta rival klasik Persib Bandung. Dengan hanya empat pertandingan tersisa pada bulan Mei 2026, Macan Kemayoran harus mengumpulkan hasil maksimal untuk tetap bersaing meraih gelar.
Berikut jadwal empat laga krusial Persija di bulan Mei:
- 31 Mei: Persijap Jepara (tandang) di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
- 10 Mei: Persib Bandung (tandang) dalam duel El Clasico di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
- 17 Mei: Lawan belum diumumkan, namun dijadwalkan di kandang.
- 24 Mei: Lawan tandang terakhir, menutup fase akhir kompetisi.
Keberhasilan dalam keempat laga tersebut sangat bergantung pada konsistensi lini serang yang dipimpin oleh Allano Brandon serta pertahanan yang harus mampu menahan tekanan lawan. Pelatih Dony Tri menekankan pentingnya fokus penuh, sementara kapten Shayne Pattynama mengingatkan rekan-rekannya untuk menjaga mental di setiap menit pertandingan.
Berikut gambaran singkat klasemen Persija Jakarta dan pesaing utama pada pekan ke-31:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Borneo FC | 68 |
| 2 | Persib Bandung | 68 |
| 3 | Persija Jakarta | 62 |
Statistik menunjukkan bahwa Persija masih memerlukan setidaknya 12 poin dari empat pertandingan untuk mengejar ketertinggalan. Secara matematis, kemenangan beruntun dapat menutup kesenjangan, namun hal ini menuntut performa unggul baik di kandang maupun tandang.
Duelt klasik melawan Persib Bandung menjadi sorotan utama. Pertandingan ini tidak hanya menentukan arah persaingan papan atas, tetapi juga menghidupkan kembali rivalitas yang selalu memicu antusiasme suporter. Bobotoh dan The Jakmania diprediksi akan memenuhi stadion dengan ribuan suporter, menambah tekanan pada kedua tim.
Selain itu, Persija harus menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Persijap Jepara, tim yang diketahui memiliki lini serang tajam pada serangan balik. Pelatih Mario Lemos dari Persijap menilai bahwa Persija memiliki peluang besar untuk meraih tiga poin di Jepara, namun ia menegaskan bahwa timnya tidak akan mudah dikalahkan.
Dengan situasi ini, setiap poin menjadi sangat krusial. Persija tidak hanya harus menambah poin, tetapi juga berharap pesaing utama, terutama Persib Bandung, mengalami penurunan performa dalam laga mereka selanjutnya. Jika Persib gagal mengamankan kemenangan melawan Borneo FC pada pekan ke-32, peluang Persija untuk melaju ke puncak klasemen akan semakin besar.
Kesimpulannya, empat pertandingan terakhir menjadi ujian terbesar bagi Persija Jakarta. Keberhasilan dalam mengatasi tekanan, mengoptimalkan lini serang, dan mengamankan kemenangan melawan rival klasik akan menentukan apakah Macan Kemayoran mampu menyalip Borneo FC dan Persib Bandung untuk mengangkat trofi BRI Super League 2025/2026.











