OLAHRAGA

Erick Thohir Puji John Herdman: Kunci Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

×

Erick Thohir Puji John Herdman: Kunci Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Share this article
Erick Thohir Puji John Herdman: Kunci Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Erick Thohir Puji John Herdman: Kunci Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

GemaWarta – 18 April 2026 | Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali menegaskan tekad ambisius Indonesia menembus Piala Dunia 2030 dalam konferensi pers Water Break PSSI yang digelar di GBK Arena, Senayan. Pada kesempatan itu ia tidak hanya membicarakan kualitas skuad Garuda, melainkan juga memuji pendekatan pelatih asal Kanada, John Herdman, yang dinilai membawa energi baru bagi tim nasional.

Erick menyoroti bahwa keberhasilan Timnas tidak dapat dicapai hanya lewat taktik di atas kertas. Ia menekankan pentingnya sikap dan pendekatan manusiawi yang ditunjukkan oleh Herdman. “Coach John serius, tetapi yang saya suka, dia menghargai kultur kita, bahkan sampai main bola di pinggir pantai. Itu bukan hal kecil,” ujarnya. Menurut Erick, rasa hormat terhadap budaya lokal menjadi fondasi penting dalam membangun chemistry antar pemain dan pelatih.

🔖 Baca juga:
AEK Athens Tantang Rayo Vallecano di Leg Kedua Perempat Final Conference League: Statistik, Prediksi, dan Jalan Menuju Semifinal

Dalam pandangannya, Herdman bukan sekadar pelatih modern yang menguasai taktik, melainkan seorang yang mampu menyatu dengan lingkungan sepak bola nasional. Kemampuan tersebut, kata Erick, membantu menumbuhkan rasa kebersamaan dan disiplin di dalam tim. “Dia tidak hanya mengatur formasi, tapi juga mengerti pemain, tahu taktik, adaptasi, dan bersahabat dengan liga,” tambahnya.

Erick juga menguraikan tiga pilar utama yang harus dijalankan secara simultan untuk mencapai target Piala Dunia 2030:

  • Kualitas pemain – mengoptimalkan talenta yang ada dan menghindari cedera panjang.
  • Kualitas pelatih – menempatkan figur seperti John Herdman yang dapat menggabungkan taktik dengan kepekaan budaya.
  • Program kerja terintegrasi – memastikan semua elemen mulai dari akademi, liga domestik, hingga manajemen federasi berjalan selaras.

Meski mengakui skuad Garuda sudah menunjukkan kualitas yang menjanjikan, Erick memperingatkan bahaya cedera yang dapat menghambat progres tim. “Jangan sampai ada cedera jangka panjang, karena itu bisa menjadi bencana bagi tim,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa beberapa posisi masih membutuhkan kedalaman ekstra, sehingga pencarian pemain tambahan tetap menjadi prioritas, namun tidak mengorbankan proses pengembangan yang sedang berjalan.

🔖 Baca juga:
Javokhir Sindarov Pimpin Kandidat 2026, Siap Tantang D. Gukesh di Kejuaraan Dunia Catur

Sementara itu, isu naturalisasi pemain asing sempat mengemuka di media. Erick menegaskan bahwa hingga kini belum ada langkah konkret untuk menambah pemain naturalisasi baru. “Kami tetap bersama Coach John, memprioritaskan pemain yang ada saat ini. Fokus utama adalah membangun kekompakan dan adaptasi tim,” jelasnya. Pernyataan ini sejalan dengan keputusan PSSI yang menunda proses naturalisasi dan lebih mengutamakan pembangunan chemistry di antara pemain lokal.

John Herdman sendiri telah menyiapkan program pemusatan latihan khusus menjelang Piala AFF 2026, yang sekaligus menjadi batu loncatan menuju persiapan Piala Asia 2027 dan akhirnya Piala Dunia 2030. Menurut asistennya, Simon Grayson, program latihan intensif yang dimulai sejak kedatangan Herdman dirancang untuk meningkatkan performa secara bertahap, tidak hanya aspek teknis tetapi juga mental juara.

Erick menutup pernyataannya dengan harapan bahwa Herdman dapat terus menjaga performa Timnas dalam setiap kompetisi. “Mudah‑mudah saja, konsistensi sangat penting. Jika kita punya pelatih yang mengerti pemain, taktik, dan budaya, peluang kita ke Piala Dunia 2030 semakin terbuka,” ujar ia dengan penuh keyakinan.

🔖 Baca juga:
Energi Menggelora: 10 Potret Jennifer Bachdim Jadi Coach di Acara Olahraga Besar

Secara keseluruhan, kombinasi antara pendekatan humanis Herdman, tiga pilar strategis Erick Thohir, serta fokus pada kesehatan dan kekompakan pemain menjadi resep utama yang diharapkan dapat mengantar Timnas Indonesia menembus panggung dunia pada 2030.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *