GemaWarta – 25 April 2026 | Semifinal Piala FA 2026 akan menyajikan dua laga penentu yang menegangkan di Wembley Stadium. Pada Sabtu 25 April 2026 pukul 23.15 WIB, Manchester City akan menantang Southampton, sementara pada Minggu 26 April 2026, Chelsea akan berhadapan dengan Leeds United. Kedua pertemuan ini tidak hanya menentukan siapa yang melaju ke final, tetapi juga membuka peluang bagi tim-tim untuk menambah koleksi trofi pada musim yang sudah penuh prestasi.
Manchester City memasuki semifinal dengan langkah mantap setelah mengalahkan Liverpool 4-0 di perempat final. Erling Haaland mencetak hattrick, menegaskan daya serang City yang tak terbendung. Kemenangan tersebut menambah rekor lima kemenangan beruntun City di semua kompetisi, termasuk gelar Carabao Cup dan posisi puncak klasemen Premier League. Namun, Pep Guardiola mengakui kondisi kelelahan pemain setelah pertandingan melawan Burnley tiga hari sebelumnya, yang berpotensi mempengaruhi formasi pada laga melawan Southampton. City diprediksi akan menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan James Trafford di gawang, pertahanan yang dipimpin Marc Guéhi, serta lini tengah yang mengandalkan kreativitas Nico Gonzalez dan Phil Foden. Erling Haaland diharapkan menjadi ancaman utama di depan.
Southampton, yang berkompetisi di Championship, berhasil menembus semifinal dengan cara mengalahkan Arsenal 2-1 di perempat final. Gol kemenangan dicetak oleh Shea Charles pada menit ke-85, menandai kebangkitan The Saints di bawah asuhan Tonda Eckert. Meskipun berada di kelas dua, Southampton menunjukkan disiplin taktis yang membuat mereka mampu menahan tekanan tim Premier League. Namun, skuad mereka harus berjuang tanpa beberapa pemain kunci, termasuk Jack Stephens yang cedera serta Flynn Downes dan Ryan Manning yang skorsing. Formasi 4-2-3-1 yang diprediksi akan digunakan menampilkan Daniel Peretz di gawang dan lini depan yang dipimpin Cyle Larin.
Sementara itu, Chelsea akan berhadapan dengan Leeds United pada Minggu 26 April. Kedua tim memiliki sejarah panjang di Piala FA, dengan pertemuan delapan kali sejak 1952. Rekor menunjukkan Chelsea belum pernah kalah dari Leeds dalam semua pertemuan tersebut, termasuk kemenangan di final 1969/1970. Chelsea kini berada di puncak Premier League, dipimpin oleh pelatih baru yang masih menyesuaikan taktik, sementara Leeds United menempati posisi menengah klasemen. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi duel taktik antara Thomas Tuchel dan Javi Gracia, dengan keduanya mengandalkan kekuatan serangan sayap dan ketahanan pertahanan. Pemain kunci bagi Chelsea termasuk Raheem Sterling dan Mason Mount, sementara Leeds mengandalkan Daniel James dan Luis Sinisterra.
Hasil kedua semifinal akan menentukan lawan di final yang dijadwalkan pada 16 Mei 2026. Pemenang antara City dan Southampton akan berhadapan dengan juara dari laga Chelsea-Leeds. Bagi Manchester City, kemenangan berarti peluang meraih treble domestik bersama Premier League, Piala FA, dan Piala Liga. Bagi Chelsea, menambah gelar Piala FA akan memperkuat reputasi mereka sebagai salah satu klub paling sukses di Inggris. Sementara Southampton dan Leeds United berjuang menjadi kuda hitam yang mampu menorehkan kejutan.
Para pengamat memperkirakan Manchester City sebagai favorit berat dengan prediksi skor 2-0 atas Southampton, berkat kedalaman skuad dan kualitas individu yang lebih tinggi. Untuk laga Chelsea vs Leeds, perkiraan skor 2-1 dengan Chelsea sebagai pemenang lebih realistis, mengingat catatan historis dan performa liga yang lebih solid. Namun, faktor-faktor tak terduga seperti cedera mendadak atau keputusan taktik di menit-menit akhir masih dapat mengubah jalannya pertandingan.
Semifinal FA Cup 2026 menjanjikan aksi kelas dunia, dengan dua laga yang masing-masing memiliki cerita unik. Penonton dapat menyaksikan langsung melalui streaming resmi pada platform Vidio, memastikan setiap momen penting dapat dinikmati tanpa hambatan. Dengan atmosfer Wembley yang selalu megah, para pemain akan berjuang keras demi satu tiket final dan impian menambah koleksi trofi.











