GemaWarta – 20 Juni 2026 | Timnas Jerman yang saat ini dipimpin oleh Julian Nagelsmann tengah menyongsong pertandingan krusial melawan Pantai Gading di Piala Dunia 2026. Setelah berhasil mengalahkan Curacao dengan skor 7-1, Jerman kini berfokus untuk menghadapi lawan yang lebih tangguh, yaitu Pantai Gading yang telah mengalahkan Ekuador dengan skor 1-0.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Toronto Stadium pada Minggu, 21 Juni 2026, pukul 03.00 WIB. Kondisi ini membuat duel ini sangat menentukan posisi puncak klasemen Grup E, dan pemenang laga ini berpeluang besar mengamankan tiket ke babak 32 besar lebih cepat.
Secara historis, kedua tim pernah bermain imbang 2-2 dalam laga uji coba pada 2009. Saat itu, Lukas Podolski menjadi sorotan lewat dua golnya untuk Jerman. Jerman sendiri mencatat 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi, namun mereka belum benar-benar stabil dalam menjaga clean sheet di beberapa laga terakhir.
Pantai Gading sendiri datang dengan momentum positif setelah kemenangan dramatis atas Ekuador. Gol Amad Diallo di menit akhir memastikan tiga poin penting bagi tim Afrika tersebut. Masalah utama Jerman tetap berada di lini belakang yang belum sepenuhnya solid, dan mereka kerap kebobolan dalam situasi transisi cepat lawan.
Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, tampaknya sedang merancang kejutan taktis dengan mempertimbangkan peran yang tidak biasa untuk Leroy Sané. Sané mungkin akan memainkan peran yang sama sekali baru saat menghadapi Pantai Gading, yaitu sebagai pemain yang mundur jauh ke belakang saat melakukan pergerakan ke belakang.
Penyesuaian taktis ini akan memicu reaksi berantai dalam sistem, di mana Jamal Musiala akan bergeser dari tengah ke sisi kanan untuk membentuk lini tengah beranggotakan empat orang bersama Florian Wirtz, Aleksandar Pavlovic, dan Felix Nmecha. Di depan barisan ini, Kai Havertz akan tetap ditempatkan sebagai satu-satunya penyerang tunggal.
Alih-alih menggunakan formasi 4-2-3-1 yang sudah mapan, tim nasional Jerman akan bermain dengan formasi 5-4-1 saat bertahan. Ini merupakan sinyal yang jelas bahwa Nagelsmann sangat menghormati lawannya, Pantai Gading, yang memiliki pemain sayap yang sangat cepat, terutama Yan Diomande dari RB Leipzig.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa Jerman harus bermain dengan sangat hati-hati dan tidak boleh menganggap remeh lawannya. Dengan penyesuaian taktis yang tepat dan kerja sama yang solid, Jerman dapat mengalahkan Pantai Gading dan melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.











