GemaWarta – 26 April 2026 | Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes kembali menunjukkan kelasnya di ajang Eredivisie 2025/2026. Pada pekan ke-31, Ajax Amsterdam menjamu NAC Breda di Stadion Rat Verlegh, Breda, dan berhasil mengamankan tiga poin penting lewat kemenangan tipis 2-0. Penampilan Paes menjadi sorotan utama setelah ia menorehkan clean sheet keempat bersama klub Belanda itu serta meraih rating impresif 8,1.
Gawang Ajax tetap tak tergoyahkan selama 90 menit. Paes melakukan tiga penyelamatan krusial, termasuk diving save pada menit ke-53 yang menepis tembakan Mohamed Nassoh, serta penyelamatan penting pada menit ke-70 melawan kamikiran Kamal Sowah. Selain tiga penyelamatan, ia mencatatkan 11 recoveries, 42 sentuhan bola, dan dua penyelamatan di dalam kotak penalti. Statistik tersebut menambah daftar clean sheet Paes menjadi empat laga berturut‑turut, menegaskan posisinya sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang Ajax.
Serangan Ajax dibuka oleh Oscar Gloukh yang mencetak gol pertama pada menit ke-20 setelah menerima umpan tepat dari Mika Godts. Gol kedua datang pada menit ke-41, ketika Mika Godts mengeksekusi tendangan kaki kiri yang memanfaatkan umpan silang Wout Weghorst. Kedua gol tersebut memberi Ajax keunggulan 2-0 yang tak tergoyahkan hingga akhir laga.
- Statistik Paes: Rating 8,1, 3 penyelamatan, 2 diving save, 11 recoveries, 42 sentuhan bola.
- Hasil Ajax: 2-0 atas NAC Breda, naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 54 poin.
- Posisi klasemen: Ajax berada empat poin di belakang Feyenoord (posisi kedua) dan satu poin di depan NEC Nijmegen (posisi ketiga).
Kemenangan ini tidak hanya penting bagi Ajax secara domestik, tetapi juga meningkatkan peluang tim untuk mengamankan tempat di zona Liga Champions musim depan. Dengan 54 poin dari 31 pertandingan, Ajax kini berada di zona tiga besar, menutup jarak dengan pesaing terdekatnya. Sementara itu, NAC Breda tetap berada di peringkat ke‑17 dengan 25 poin, semakin mendekati zona degradasi.
Penampilan Paes juga menjadi bukti bahwa keputusan Ajax merekrutnya pada Februari 2026 telah membuahkan hasil. Sejak bergabung, ia telah menjadi andalan utama dalam pertahanan tim, menggantikan veteran Belanda dan menambah kedalaman skuad. Komentar dari pelatih Ajax menekankan kepercayaan penuh pada Paes, menyebutnya sebagai “kiper yang mampu memberikan kestabilan mental dan teknis bagi tim.”
Di sisi lain, rekan satu tim Timnas Indonesia, Ole Romeny, harus menghadapi kenyataan pahit. Striker berbakat tersebut bermain 13 menit melawan Sheffield Wednesday pada laga terakhir Oxford United, namun timnya tetap berada di zona degradasi dan akan turun ke kasta ketiga Liga Inggris. Meskipun demikian, kontribusi Romeny tetap diapresiasi oleh penggemar Indonesia.
Penampilan Paes kali ini juga menarik perhatian pengamat sepak bola Belanda yang menilai bahwa ia kini berada di antara kiper muda terbaik di liga. Beberapa analis menyebutkan bahwa dengan performa konsisten, Paes berpotensi menarik minat klub-klub besar Eropa lain pada jendela transfer mendatang.
Secara keseluruhan, laga melawan NAC Breda menjadi bukti bahwa Maarten Paes tidak hanya mampu menahan tekanan di level klub, tetapi juga meningkatkan profilnya secara internasional. Dengan rating tinggi, clean sheet, dan kontribusi signifikan dalam kemenangan Ajax, Paes mengokohkan posisinya sebagai salah satu kiper muda paling menjanjikan di Eredivisie serta aset berharga bagi Timnas Indonesia.











