GemaWarta – 28 April 2026 | Pada Jumat, 24 April 2026, Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara menjadi saksi duel krusial pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara dan PSBS Biak. Dengan tekanan degradasi yang menghantui PSBS, laga berakhir dengan kemenangan tipis 2-0 bagi Persijap. Hasil ini menegaskan kembali posisi terendah PSBS di klasemen sementara, sementara Persijap mengokohkan langkahnya menjauh dari zona terancam.
Gol pertama dicetak pada menit ke-23 melalui tendangan terukur striker Persijap, sementara gol kedua muncul di menit ke-68 setelah serangan balik cepat. Kedua gol itu memberi keunggulan tak terbantahkan bagi Persijap, yang memanfaatkan pertahanan rapuh PSBS. Laga ini memperlihatkan kesulitan lini belakang PSBS, yang hingga kini telah kebobolan 67 gol dari 29 pertandingan – rekor terburuk di liga.
Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengaku kecewa. “Degradasi kami sudah terkonfirmasi, namun kami tetap berusaha memperbaiki performa,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia menambahkan bahwa lima laga tersisa akan dimanfaatkan untuk menilai pemain yang layak dipertahankan atau dipindahkan ke divisi dua. “Kami akan menggunakan kesempatan ini untuk membangun tim baru dengan semangat Biak yang sesungguhnya,” tegas Mihail.
Di sisi lain, Persijap Jepara menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar mengamankan tiga poin, melainkan juga memperkuat moral tim menjelang fase akhir musim. Pelatih Persijap menyatakan bahwa konsistensi menjadi kunci utama untuk tetap berada di zona aman.
Statistik tim menunjukkan bahwa PSBS berada pada posisi ke-18 dengan 18 poin, hasil dari empat kemenangan, enam imbang, dan 19 kekalahan. Sebaliknya, Persijap berada di posisi menengah atas, mengumpulkan poin yang cukup untuk menghindari zona terdekat.
Rekor Pertandingan Terbaru
| Tim | 5 Laga Terakhir | Menang | Imbang | Kalah |
|---|---|---|---|---|
| PSBS Biak | 0-2-3 | 0 | 2 | 3 |
| Persijap Jepara | 2-1-2 | 2 | 1 | 2 |
Rekor tersebut menegaskan betapa pentingnya kemenangan Persijap dalam menambah kepercayaan diri, sementara PSBS harus berjuang mengurangi jurang poin dengan tim-tim lain yang berjuang menghindari turun.
Setelah kekalahan melawan Persijap, PSBS akan kembali bertemu Malut United pada pekan ke-30 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa 28 April 2026. Meskipun keduanya berada dalam kondisi menurun, pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi PSBS untuk menghindari degradasi. Prediksi banyak analis menempatkan PSBS dengan peluang kecil untuk mengumpulkan poin, mengingat catatan defensif yang masih rapuh.
Selain faktor taktik, absensi beberapa pemain kunci juga memengaruhi performa PSBS. Penjaga gawang Iqbal Hadi tidak dapat bermain karena akumulasi kartu kuning, sementara penyerang Ruyery Blanco diragukan tampil setelah dua laga terakhir absen. Di pihak Persijap, skuad utama hadir lengkap, memberikan keunggulan tambahan.
Dengan situasi yang menegangkan, para suporter PSBS, yang dikenal dengan sebutan “Bobotoh Biak”, diharapkan tetap memberi dukungan moral meski berada di dasar klasemen. Sementara suporter Persijap, “Jangkrik Jepara”, menyambut kemenangan dengan antusiasme tinggi.
Secara keseluruhan, laga Persijap vs PSBS menegaskan dinamika persaingan di BRI Super League 2025/2026, di mana tim-tim di zona bawah berjuang keras untuk tetap bertahan, sedangkan tim menengah berusaha memperkuat posisi mereka menjelang akhir musim.











