GemaWarta – 24 April 2026 | Pertandingan ke-3 playoff antara Minnesota Timberwolves dan Denver Nuggets berakhir dengan kemenangan meyakinkan Timberwolves 113-96 di Target Center, menempatkan Minnesota memimpin seri 2-1. Dominasi ini menjadi bukti nyata bahwa strategi defensif yang diterapkan oleh pelatih Chris Finch berhasil menahan serangan paling efisien di liga.
Jaden McDaniels menjadi sorotan utama setelah ia secara terbuka mengecam pemain Nuggets pada game sebelumnya. Ia menyebut nama-nama seperti Nikola Jokić, Jamal Murray, serta beberapa pemain bertahan lainnya, menantang rekan setimnya untuk “mengejar mereka”. Tantangan itu ternyata tidak sekadar kata-kata, karena McDaniels tampil sebagai ujung tombak pertahanan dan serangan pada game ini.
Sejak awal, Timberwolves menekan Nuggets dengan intensitas tinggi. Pada kuarter pertama, Denver hanya mampu mencetak 11 poin, sementara Minnesota sudah menumpuk poin lewat serangan cepat dan penetrasi ke dalam area tiga poin. Tekanan defensif McDaniels terasa jelas; ia mencatatkan 10 rebound dan tiga assist, sekaligus menutup jarak tembakan Murray sepanjang 94 kaki.
Dari sisi ofensif, Wolves menunjukkan keberanian untuk menyerang keranjang. Mereka mencetak 20 dari 29 tembakan pertama di dalam busur tiga angka. McDaniels menyumbang 20 poin dengan efisiensi tinggi 9-of-13, sementara rekan senjata Ayo Dosunmu menambah poin penting, menjadikan keduanya mengumpulkan 45 poin bersama. Kombinasi serangan dalam dan tembakan luar membuat pertahanan Nuggets kesulitan menemukan ritme.
Sementara itu, Nuggets mengalami masalah besar tanpa kehadiran Aaron Gordon yang absen karena cedera kaki. Tim Denver hanya mencetak 31% tembakan pada paruh pertama (13 dari 42), dan hanya Jokić yang berhasil masuk double digit dengan 13 poin, meski ia mencatatkan shooting yang buruk (4 dari 14). Jamal Murray juga tidak memberikan kontribusi signifikan, hanya mencetak 16 poin dengan tembakan 5-of-17. Penurunan performa ini semakin menegaskan keunggulan Minnesota pada seri ini.
- McDaniels menepati tantangannya: memimpin pertahanan keras dan menambah poin penting.
- Timberwolves menahan serangan Nuggets hingga 11 poin di kuarter pertama.
- Efisiensi tembakan dalam area tiga poin menjadi kunci kemenangan.
- Kehilangan Aaron Gordon memperparah kondisi Nuggets.
- Jokić dan Murray gagal menemukan ritme tembakan, menurunkan efektivitas tim.
Kemenangan ini memberi Minnesota keunggulan psikologis dan numerik, sekaligus menambah tekanan pada Denver untuk bangkit di Game 4 yang akan digelar di Minneapolis. Jika Nuggets ingin memperkecil defisit, mereka harus menemukan cara melawan tekanan perimeter Timberwolves dan mengoptimalkan peran Jokić di dalam cat.
Secara keseluruhan, game ini menunjukkan bahwa dalam seri Timberwolves vs Nuggets, kemampuan bertahan yang disiplin dan eksekusi ofensif yang tajam dapat menjadi faktor penentu. Dengan performa gemilang McDaniels dan kontribusi rekan-rekannya, Minnesota kini berada dalam posisi kuat untuk melanjutkan langkahnya menuju babak selanjutnya.











