GemaWarta – 16 Mei 2026 | Prakiraan cuaca Morowali untuk hari ini dan besok memperlihatkan potensi hujan ringan hingga sedang. Sementara itu, di Semarang, hujan deras yang terjadi pada Jumat (15/5/2026) menyebabkan Sungai Plumbon dan Silandak meluap, sehingga beberapa kawasan terendam banjir. Data dari Kecamatan Tugu mencatat sebanyak 313 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Mangkang Kulon terdampak langsung oleh luapan air sungai tersebut.
Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat melakukan penanganan darurat pasca banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tugu dan Ngaliyan. Fokus utama saat ini diarahkan pada pembersihan material lumpur di jalur vital Silayur serta operasi pencarian korban hanyut saat kejadian tersebut. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan, bahwa seluruh jajaran dinas terkait telah diinstruksikan untuk turun langsung ke lapangan guna membantu warga terdampak.
Penanganan fisik terhadap tanggul yang ambrol dilakukan mulai Sabtu (16/5/2026) pagi dengan skema darurat. Pemkot Semarang akan bersinergi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana untuk melakukan penguatan tanggul menggunakan ribuan karung pasir serta pemasangan trucuk bambu sebagai penahan sementara.
Kondisi cuaca yang tidak menentu ini perlu diwaspadai oleh masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah rawan banjir. Penting untuk selalu memantau prakiraan cuaca dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Di tengah situasi yang tidak pasti ini, penting bagi kita untuk tetap waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan. Dengan kerja sama dan solidaritas, kita dapat menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu ini dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.











