GemaWarta – 27 Juli 2026 | ChatGPT, platform AI yang dikembangkan oleh OpenAI, mengalami gangguan global yang memengaruhi ribuan pengguna di seluruh dunia. Gangguan ini menyebabkan pengguna tidak dapat mengakses fitur-fitur utama seperti login, riwayat percakapan, dan pengiriman prompt.
Berdasarkan laporan dari pengguna, gangguan ini terjadi pada hari Sabtu dan memengaruhi pengguna di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, India, dan Australia. Pengguna melaporkan bahwa mereka tidak dapat mengakses akun mereka, mengirim prompt, atau melihat riwayat percakapan mereka.
OpenAI, perusahaan yang mengembangkan ChatGPT, telah mengakui gangguan ini dan sedang menyelidiki penyebabnya. Namun, perusahaan belum memberikan perkiraan waktu untuk pemulihan layanan.
Gangguan ini merupakan contoh dari risiko yang dihadapi oleh perusahaan yang mengembangkan teknologi AI. ChatGPT digunakan oleh banyak orang untuk berbagai keperluan, termasuk pekerjaan, pendidikan, dan hiburan. Oleh karena itu, gangguan seperti ini dapat memiliki dampak yang signifikan pada pengguna.
Pengguna ChatGPT juga melaporkan bahwa mereka mengalami kesulitan dalam mengakses fitur-fitur lainnya, seperti Codex, yang merupakan asisten coding yang dikembangkan oleh OpenAI. Gangguan ini juga memengaruhi pengguna yang menggunakan aplikasi mobile ChatGPT.
OpenAI telah mengumumkan bahwa mereka sedang bekerja untuk memperbaiki gangguan ini dan memulihkan layanan secepat mungkin. Namun, perusahaan belum memberikan perkiraan waktu untuk pemulihan layanan.
Gangguan ini merupakan peringatan bagi perusahaan yang mengembangkan teknologi AI untuk memperhatikan keamanan dan kinerja layanan mereka. Perusahaan harus memiliki rencana yang baik untuk mengatasi gangguan seperti ini dan memastikan bahwa pengguna dapat mengakses layanan mereka dengan lancar.











