GemaWarta – 28 Juli 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang pergantian bulan. Banyak yang bertanya-tanya apakah PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM di akhir Juli 2026 atau tetap mempertahankan tarif yang berlaku sejak awal bulan.
Menurut informasi dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, hingga Selasa (28/7/2026) belum ada perubahan harga BBM. Pertamina masih mempertahankan harga yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 untuk seluruh jenis BBM.
Harga Pertamax Turbo masih dibanderol di kisaran Rp 19.300-Rp 20.150 per liter. Sementara itu, Dexlite dijual Rp 19.700-Rp 21.150 per liter, sedangkan Pertamina Dex dipasarkan dengan harga Rp 21.250-Rp 25.350 per liter, bergantung pada wilayah penjualan.
Sementara itu, harga Pertamax tetap berada di kisaran Rp 16.250-Rp 17.000 per liter dan Pertamax Green 95 dijual Rp 17.000 per liter. Untuk BBM bersubsidi Pertalite, harga pasaran masih dipatok Rp 10.000 per liter di seluruh wilayah Indonesia.
Di sisi lain, harga minyak dunia kembali bergejolak. Namun, untuk kondisi di pasaran nasional, harga yang tercantum di SPBU area Jakarta belum ada perubahan. Sebagaimana dikutip dari Antara, harga BBM di SPBU Pertamina tak mengalami perubahan sejak 1 Juli 2026.
Harga per liter Pertalite Rp10.000, begitu juga Solar Subsidi yang masih di angka Rp6.800 per liter, kemudian harga Pertamax Rp16.250 per liter, Pertamax Turbo Rp19.300 per liter, Pertamax Green Rp17.000 per liter, harga Dexlite Rp19.700 per liternya, dan Pertamina Dex di harga per liter Rp21.150.
Begitu dengan dengan label harga di SPBU BP, harga BP Ultimate masih Rp17.240 per liter begitu juga harga BP 92 yang per liternya Rp16.670, dan juga harga BP Ultimate Diesel dengan harga Rp21.340 per liter.
Untuk SPBU Shell dan Vivo boleh disebut masih dalam kondisi belum sepenuhnya beroperasi rutin, mengingat bahan bakar untuk mesin disel yang lebih sering tersedia. Untuk bahan bakar V-Power Diesel di SPBU Shell harganya Rp21.340 per liter.
Bahan bakar Revvo 92 di SPBU Vivo dihargai Rp16.670 untuk tiap liter, setiap liter Revvo 95 harganya Rp17.240, dan Diesel Primus punya label harga Rp21.340 untuk setiap liter.
Warga Laweyan, Solo, merasakan adanya kenaikan BBM saat ini, bahkan ia setiap pagi harus rela antre panjang di SPBU. Ia mengaku harus mengubah kebiasaan setelah harga Pertamax mengalami kenaikan.
Najib, warga Karanganyar yang setiap hari bepergian menuju Yogyakarta menggunakan mobil, mengaku harus mengubah kebiasaan setelah harga Pertamax mengalami kenaikan. Ia mulai beralih menggunakan Pertalite agar biaya operasional kendaraan tidak semakin membengkak.
Dalam beberapa hari terakhir, harga BBM di Indonesia masih stabil. Namun, perlu diingat bahwa harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan pemerintah dan kondisi pasar.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi terkini tentang harga BBM dan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk menghadapi perubahan harga BBM.











