GemaWarta – 17 Juli 2026 | Tim nasional Argentina berhasil melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Inggris di semifinal. Namun, kemenangan tersebut dirayakan dengan kontroversi setelah pemain Argentina membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” atau “Kepulauan Falkland adalah milik Argentina”. Tindakan ini berpotensi melanggar ketentuan FIFA dan International Football Association Board (IFAB) mengenai larangan penggunaan simbol maupun slogan politik dalam pertandingan.
Argentina telah mencatat rekor sempurna di semifinal Piala Dunia dengan enam kemenangan dari enam kesempatan. Mereka akan bertemu Spanyol di final Piala Dunia 2026. Namun, sebelum itu, mereka harus menghadapi kemungkinan sanksi dari FIFA terkait insiden spanduk politik.
Mantan bintang timnas Inggris, Nicky Butt, menyatakan bahwa Thomas Tuchel tidak mungkin bisa tetap menjabat sebagai manajer Inggris setelah kegagalan di semifinal Piala Dunia. Butt juga menunjuk Eddie Howe dan Pep Guardiola sebagai kandidat utama untuk menggantikan Tuchel.
Argentina telah menunjukkan performa yang kuat di Piala Dunia 2026, tetapi mereka harus menghadapi tantangan dari Spanyol di final. Dengan catatan 3 gelar juara dari 6 penampilan sebelumnya, Argentina berharap bisa menambah koleksi trofi mereka menjadi 4 pada edisi 2026.
Kontroversi seputar spanduk politik yang dibentangkan oleh pemain Argentina telah memicu kekhawatiran tentang kemungkinan sanksi dari FIFA. Namun, Argentina tetap fokus pada pertandingan final melawan Spanyol dan berharap bisa mempertahankan gelar juara Piala Dunia.











