GemaWarta – 30 Juni 2026 | Granit Xhaka, midfielder berpengalaman asal Swiss, telah menjadi sorotan dalam bursa transfer musim panas ini. Berbagai klub, termasuk Chelsea dan Arsenal, dilaporkan tertarik untuk mendapatkan tanda tangan pemain yang saat ini membela Bayer Leverkusen ini.
Chelsea, di bawah manajemen Xabi Alonso, sangat ingin merekrut Xhaka sebagai bagian dari strategi transfer mereka untuk memperkuat skuad. Xhaka sendiri memiliki pengalaman luas di Premier League, setelah sebelumnya bermain untuk Arsenal. Ia dikenal karena kemampuan leadership dan visi lapangannya yang luar biasa.
Menurut laporan, Chelsea telah membuat penawaran awal sebesar £8 juta untuk Xhaka, namun penawaran ini ditolak oleh Sunderland, yang menganggap nilai ini terlalu rendah untuk pemain berkelas Xhaka. Meskipun demikian, Chelsea belum menyerah dan berencana untuk melanjutkan negosiasi dengan Sunderland.
Sementara itu, Arsenal juga dilaporkan masih memperhatikan Xhaka, meskipun mereka belum membuat penawaran formal. Pengalaman Xhaka di Emirates Stadium dan kemampuan kepemimpinannya membuatnya menjadi kandidat menarik bagi The Gunners.
Granit Xhaka sendiri tampaknya terbuka untuk pindah, terutama jika itu berarti reunifikasi dengan Xabi Alonso, yang pernah menjadi pelatihnya di Bayer Leverkusen. Namun, keputusan akhir tetap ada di tangan Sunderland, yang harus mempertimbangkan nilai dan kontribusi Xhaka bagi tim.
Dalam beberapa pekan terakhir, Xhaka juga dilaporkan merasa terganggu karena baru-baru ini dihubungi oleh Erik ten Hag, pelatih baru Bayer Leverkusen, setelah tiga minggu sejak pengangkatannya. Ini menimbulkan spekulasi tentang masa depan Xhaka di Leverkusen dan kemungkinan perpindahannya ke klub lain.
Kesimpulan dari sorotan transfer ini adalah bahwa Granit Xhaka masih menjadi pemain yang sangat dicari dan dihargai di dunia sepak bola. Dengan kemampuan dan pengalamannya, ia dapat menjadi aset berharga bagi klub mana pun yang berhasil merekrutnya.











