Uncategorized

Persib Bandung Bebas dari Sanksi FIFA, Fokus pada Musim 2026/2027

×

Persib Bandung Bebas dari Sanksi FIFA, Fokus pada Musim 2026/2027

Share this article

GemaWarta – 14 Agustus 2026 | Persib Bandung telah terbebas dari sanksi FIFA Registration Ban yang sebelumnya dijatuhkan kepada klub. Keputusan ini mengakhiri persoalan hukum yang melibatkan mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts, yang berakar dari kasus pada 2022.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa pencabutan sanksi ini dilakukan setelah manajemen menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran sesuai dengan keputusan yang menjadi dasar perkara tersebut. Langkah cepat diambil manajemen segera setelah mengetahui adanya keputusan dari otoritas sepak bola dunia tersebut.

🔖 Baca juga:
MPL ID S17 Week 8: Persaingan Sengit Menuju Playoff

Persib Bandung hanya satu hari tercantum di daftar hitam FIFA Registration Bans, masih ada klub Indonesia dihukum. Kompetisi sepak bola Indonesia tinggal sebulan lagi, bayang-bayang sanksi FIFA masih mengintai.

Fans sepak bola seluruh dunia bisa memantau perkembangan sanksi tersebut di laman FIFA Registration Bans. Sanksi tersebut berupa larangan pendaftaran pemain baru di kompetisi resmi selama beberapa periode transfer.

Di Indonesia, terdapat sejumlah klub yang pernah atau sedang berurusan dengan sanksi tersebut. Sepanjang bursa transfer awal musim 2026/27, klub seperti PSIS Semarang dan Semen Padang sempat mendapatkan lebih dari satu sanksi. Namun belakangan manajemen dua klub tersebut membereskan problem itu, sehingga kini terbebas.

🔖 Baca juga:
Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina, Siapa yang Akan Menghadapi Spanyol di Final?

Contoh kasus terbesar yaitu menimpa juara bertahan tiga musim Super League, Persib Bandung. Persib pernah mendapatkan sanksi pada 29 Mei dan baru diselesaikan pada 23 Juli lalu.

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, buka suara terkait sengketa pembayaran dengan klub yang kemudian berujung pada sanksi FIFA Registration Ban. Robert menjelaskan, persoalan tersebut bermula dari kontraknya bersama Persib yang ditandatangani pada 2021 dan sebenarnya berlaku hingga Mei 2025.

Setelah mengetahui keputusan FIFA, manajemen Persib melakukan penelaahan dan menyelesaikan kewajiban sesuai mekanisme yang berlaku. Manajemen menilai penyelesaian perkara tersebut merupakan bentuk tanggung jawab klub dalam menghormati keputusan regulator sekaligus bagian dari upaya memperkuat tata kelola Persib sebagai klub profesional.

🔖 Baca juga:
Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Menghadapi Kamboja Dalam Laga Pembukaan

Dengan pencabutan sanksi secara permanen, Persib kini dapat mengalihkan perhatian sepenuhnya kepada persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Klub berharap tidak ada lagi persoalan tersebut yang mengganggu persiapan tim.

Kesimpulan dari pencabutan sanksi ini adalah bahwa Persib Bandung telah menyelesaikan kewajibannya dan kini dapat fokus pada musim 2026/2027. Dengan ini, Persib dapat mempersiapkan tim dengan lebih baik dan berharap dapat memberikan prestasi yang membanggakan bagi Bobotoh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *