GemaWarta – 25 Mei 2026 | Pep Guardiola mengucapkan selamat tinggal kepada Manchester City setelah timnya kalah 2-1 dari Aston Villa dalam pertandingan terakhirnya di Etihad Stadium. Guardiola, yang telah mengumumkan kepergiannya dari Manchester City setelah 10 tahun memimpin tim, menerima penghormatan dari para pemain dan penggemar.
Antoine Semenyo memberikan keunggulan bagi Manchester City dengan golnya, namun Ollie Watkins menyamakan kedudukan dan kemudian mencetak gol keduanya untuk memberikan kemenangan bagi Aston Villa. Phil Foden hampir menyelamatkan Manchester City dengan golnya, namun wasit memutuskan bahwa dia dalam posisi offside setelah melakukan tinjauan VAR.
Guardiola, yang telah memenangkan 20 trofi besar dengan Manchester City, termasuk enam gelar Premier League dan satu gelar Liga Champions, mengucapkan terima kasih kepada para pemain, staf, dan penggemar atas dukungan mereka selama 10 tahun terakhir. Ia juga memuji Erling Haaland, yang tidak bermain dalam pertandingan ini, atas kontribusinya bagi tim.
Bernardo Silva dan John Stones, yang juga akan meninggalkan Manchester City, menerima penghormatan dari rekan-rekan mereka dan penggemar. Kedua pemain tersebut telah menjadi bagian penting dari kesuksesan Manchester City selama beberapa tahun terakhir.
Pertandingan ini menandai akhir dari era Guardiola di Manchester City, dan penggemar serta pemain tim tersebut akan mengingatnya sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah klub. Meskipun hasil pertandingan ini tidak sesuai dengan keinginan, Guardiola dan Manchester City dapat membanggakan diri atas prestasi mereka selama 10 tahun terakhir.
Kemenangan Aston Villa ini juga memastikan bahwa mereka akan finis di posisi keempat di klasemen akhir Premier League, sehingga mereka akan bermain di Liga Champions musim depan. Sementara itu, Manchester City akan berusaha untuk memulai era baru dengan pelatih baru dan skuad yang diperbarui.
Dalam kesimpulan, pertandingan terakhir Pep Guardiola sebagai pelatih Manchester City telah berakhir dengan kekalahan, namun itu tidak mengurangi prestasi dan kenangan yang telah dibuatnya selama 10 tahun terakhir. Ia akan selalu diingat sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah Manchester City.









