Uncategorized

Spanyol Lawan Belgia di Piala Dunia 2026: Kontroversi Insiden Tangan Rodri

×

Spanyol Lawan Belgia di Piala Dunia 2026: Kontroversi Insiden Tangan Rodri

Share this article
Spanyol Lawan Belgia di Piala Dunia 2026: Kontroversi Insiden Tangan Rodri
Spanyol Lawan Belgia di Piala Dunia 2026: Kontroversi Insiden Tangan Rodri

GemaWarta – 12 Juli 2026 | Pertandingan antara Spanyol dan Belgia di Piala Dunia 2026 memicu kontroversi besar setelah para pemain tim nasional Belgia menuntut tendangan penalti akibat sentuhan tangan terhadap Rodri di dalam kotak penalti. Insiden tersebut terjadi setelah bola memantul dari kepala bek Spanyol, Aymeric Laporte, sebelum menyentuh tangan rekan setimnya, Rodri, di dalam kotak penalti.

Menurut peraturan Dewan Federasi Sepak Bola Internasional (IFAB), sentuhan bola pada tangan atau lengan pemain tidak dianggap pelanggaran jika bola tersebut datang langsung dari rekan setimnya, kecuali jika sentuhan tersebut menyebabkan bola langsung masuk ke gawang lawan atau pemain tersebut langsung mencetak gol, yang merupakan situasi di mana pelanggaran akan diberikan kepada tim lawan.

🔖 Baca juga:
Liga Futura Moeve: Liga F dan Moeve Hadirkan Kompetisi Alevin Femenino Pertama di Spanyol

Keputusan wasit untuk tidak memberikan tendangan penalti dianggap sah secara hukum. Spanyol akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 2-1, berkat gol dari Fabian Ruiz dan Mikel Merino, sementara Belgia hanya bisa mencetak satu gol melalui Charles De Ketelaere.

Pertandingan ini juga menandai kemenangan Spanyol atas Belgia di Piala Dunia 2026, yang memastikan Spanyol melaju ke semifinal turnamen. Spanyol akan bertemu dengan Prancis di semifinal, yang diharapkan menjadi pertandingan yang sangat sengit dan menarik.

🔖 Baca juga:
Pertandingan USA vs Australia: Persaingan Sengit di Kancah Internasional

Insiden tangan Rodri bukanlah kali pertama interpretasi aturan ini diterapkan. Pertandingan antara Paris Saint-Germain dan Bayern München pada leg kedua semifinal Liga Champions juga menyaksikan situasi serupa, di mana bola yang ditendang oleh pemain Portugal Vitinha mengenai tangan rekan setimnya João Neves di dalam kotak penalti, namun wasit tidak memberikan tendangan penalti, dengan mengacu pada ketentuan yang sama dalam peraturan permainan.

Dalam pertandingan melawan Belgia, Spanyol menampilkan performa yang sangat baik, terutama di babak pertama. Mereka berhasil menguasai bola dan menciptakan beberapa kesempatan mencetak gol. Fabian Ruiz membuka skor untuk Spanyol, sebelum Charles De Ketelaere menyamakan skor untuk Belgia sebelum babak pertama berakhir.

🔖 Baca juga:
Antoine Semenyo Yakin Ghana Bisa Kejutkan Tim-tim Besar di Piala Dunia 2026

Pada babak kedua, pertandingan menjadi lebih sengit dan ketat. Kedua tim menciptakan beberapa kesempatan, namun tidak ada gol yang tercipta sampai menit ke-88, ketika Mikel Merino mencetak gol kemenangan untuk Spanyol. Gol ini memastikan Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.

Dengan kemenangan ini, Spanyol memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 36 pertandingan, dan mereka akan berusaha untuk mempertahankan rekor ini di pertandingan selanjutnya melawan Prancis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *