GemaWarta – 05 Mei 2026 | Pertandingan antara Vélez Sarsfield dan Newell’s Old Boys pada tanggal 4 Mei 2026 berakhir dengan skor imbang 1-1 di estadio José Amalfitani. Gol pertama tercipta pada menit ke-56 melalui aksi brilian Florián Monzón untuk tim tuan rumah, namun hanya empat menit kemudian Ignacio Ramírez menyamakan kedudukan bagi Lepra, menjadikan laga ini penuh ketegangan hingga peluit akhir.
Berawal dari dominasi awal Vélez, yang menekan Newell dengan serangan sayap kiri dan tengah, Monzón menemukan ruang di kotak penalti dan mengeksekusi tembakan keras yang tak dapat diantisipasi kiper lawan. Newell, yang sempat tertekan, bangkit lewat serangan balik cepat, dan Ramírez memanfaatkan kesalahan pertahanan Vélez untuk menyelesaikan peluang pada menit ke-60.
Hasil imbang ini menempatkan Vélez di posisi ketiga zona A, tepat di atas Boca Juniors yang kini berada di urutan kedua. Klasemen zona A menuntut kemenangan besar bagi Vélez dalam pertandingan selanjutnya melawan Gimnasia y Esgrima La Plata, yang dijadwalkan pada 9 Mei 2026. Kemenangan melawan Gimnasia menjadi krusial karena akan menentukan siapa yang melaju ke fase playoff dan siapa yang harus berjuang melawan tekanan degradasi.
Pelatih Frank Dario Kudelka menyampaikan kepuasannya atas performa tim meski tidak mampu meraih tiga poin. “Kami bermain dengan semangat, tetapi sepak bola memang tidak selalu memberi hasil sesuai harapan,” ujarnya di ruang ganti. Sementara itu, Guillermo Barros Schelotto, pelatih Newell, menilai bahwa timnya berhasil bangkit setelah tertinggal, menyoroti pentingnya konsistensi di sisa pertandingan.
Susunan awal kedua tim juga menarik perhatian. Vélez menurunkan formasi 4-3-3 dengan Alvaro Montero sebagai kiper, lini belakang yang terdiri dari Simón Escobar, Aarón Quirós, Mammana, dan Joaquín García. Gelandang kreatif Rodrigo Aliendro serta Claudio Baeza mengatur tempo permainan, sementara Manuel Lanzini, Diego Valdés, Dilan Godoy dan Monzón mengisi lini serang. Di pihak Newell, formasi yang sama menampilkan a line‑up berisi José Reinatti di gawang, pertahanan yang dipimpin Jerónimo Russo, Nicolás Goitea, Saúl Salcedo, dan Armando Méndez, serta lini tengah yang mengandalkan Luca Regiardo dan Rodrigo Herrera. Penyerang utama Walter Núñez, Facundo Guch, Walter Mazzantti, dan Matías Cóccaro mengisi serangan.
Statistik pertandingan menunjukkan kepemilikan bola yang hampir seimbang, dengan Vélez menguasai 51% dan Newell 49%. Kedua tim mencatat 14 tembakan, namun hanya tiga di antaranya yang tepat sasaran. Kartu kuning terbagi rata, menandakan intensitas fisik yang tinggi.
Dengan hasil ini, Vélez kini harus mengincar kemenangan melawan Gimnasia agar memastikan tempat di fase playoff dan menutup jarak dengan Boca. Sebaliknya, Boca Juniors yang berada di urutan kedua zona A harus mengandalkan hasil positif melawan tim lain untuk mengamankan posisi mereka. Pertarungan antara dua tim besar ini diprediksi akan menjadi sorotan utama pada akhir pekan.
Penggemar kedua kubu mengekspresikan harapan mereka lewat media sosial. Pendukung Vélez berharap Monzón dan rekan-rekannya dapat menambah gol, sementara suporter Newell menantikan penampilan lebih tajam dari Ramírez di pertandingan selanjutnya. Kedepannya, dinamika zona A akan menjadi faktor penentu dalam perburuan tiket semifinal dan kemungkinan persaingan perebutan gelar Apertura 2026.







