Ekonomi

Harta Prajogo Pangestu Melonjak Rp48 Triliun, Saham PT Chandra Daya Investasi TBK Membuatnya Semakin Kaya

×

Harta Prajogo Pangestu Melonjak Rp48 Triliun, Saham PT Chandra Daya Investasi TBK Membuatnya Semakin Kaya

Share this article
Harta Prajogo Pangestu Melonjak Rp48 Triliun, Saham PT Chandra Daya Investasi TBK Membuatnya Semakin Kaya
Harta Prajogo Pangestu Melonjak Rp48 Triliun, Saham PT Chandra Daya Investasi TBK Membuatnya Semakin Kaya

GemaWarta – 30 Mei 2026 | Harta Prajogo Pangestu, orang terkaya di Indonesia, meningkat sebesar Rp48,09 triliun menjadi Rp292,15 triliun. Kenaikan ini tidak lepas dari performa emiten miliknya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tiga emiten utama Prajogo, yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT), masuk dalam daftar top 5 gainers akhir pekan ini.

BREN merupakan perusahaan energi baru terbarukan andalan Prajogo dan juga anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Pada penutupan Jumat (29/5/2026), BREN ditutup menyentuh batas auto reject atas (ARA) 25 persen ke Rp3.300 per saham. Sedangkan PTRO melesat 24,87 persen ke Rp4.670 per saham, dan BRPT melonjak 24,76 persen ke level Rp1.940 per saham.

🔖 Baca juga:
IHSG Diproyeksi Melemah: Rupiah Turun Tajam ke Rp 17.300 per Dollar, Apa Artinya Bagi Investor?

Sementara emiten milik Prajogo lainnya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terbang 24,75 persen ke Rp630 per saham, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 12,58 persen ke Rp850 per saham. Sedangkan yang terkoreksi hanya PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang anjlok 6,05 persen ke Rp1.785 per saham.

Ada tiga emiten Prajogo yang didepak dari indeks MSCI, yakni BREN, TPIA, dan CUAN. Ketiga saham itu kompak melemah pada penutupan perdagangan bursa, Rabu (13/5/2026) atau usai pengumuman rebalancing oleh MSCI. BREN anjlok 11,36 persen ke level Rp3.200 per saham, TPIA merosot 14,85 persen ke Rp4.300 per saham, dan CUAN melemah 10,05 persen ke Rp850 per saham.

🔖 Baca juga:
IHSG Anjlok 3,54%: Saham PTRO, MEDC, dan DEWA Merah, Apa yang Terjadi di Balik Pelemahan ini?

Terkoreksinya saham-saham tersebut membuat harta kekayaan Prajogo tergerus 1,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp31,54 triliun menjadi 18,6 miliar dolar AS atau setara Rp326 triliun. Namun, kenaikan harta kekayaan Prajogo tidak lepas dari performa emiten miliknya di BEI.

Dengan kenaikan tersebut, harta kekayaan milik Prajogo kini tercatat sebesar 16,4 miliar dolar AS atau setara Rp292,15 triliun. Kekayaannya sempat tergerus imbas sejumlah sahamnya masuk daftar yang didepak Morgan Stanley Capital International (MSCI) beberapa waktu lalu.

🔖 Baca juga:
IHSG Berpotensi Rebound, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

Kesimpulan dari kenaikan harta kekayaan Prajogo adalah bahwa performa emiten miliknya di BEI sangat berpengaruh terhadap kekayaannya. Dengan kenaikan harta kekayaan sebesar Rp48,09 triliun, Prajogo semakin memperkuat posisinya sebagai orang terkaya di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *