Internasional

Iran Ancam Balas Serangan AS, Targetkan Pangkalan Militer di Timur Tengah

×

Iran Ancam Balas Serangan AS, Targetkan Pangkalan Militer di Timur Tengah

Share this article
Iran Ancam Balas Serangan AS, Targetkan Pangkalan Militer di Timur Tengah
Iran Ancam Balas Serangan AS, Targetkan Pangkalan Militer di Timur Tengah

GemaWarta – 27 Juni 2026 | Militer Iran membalas serangan udara Amerika Serikat pada Jumat (26/6) dengan menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Dalam pernyataannya, Iran menyebut Amerika Serikat telah melanggar komitmen kesepakatan gencatan senjata.

Menurut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Amerika Serikat telah melancarkan serangan udara di wilayah pesisir Iran, yang kemudian memicu respons dari pasukan angkatan laut Garda Revolusi Islam Iran. Angkatan laut IRGC menargetkan posisi-posisi Amerika Serikat di seluruh kawasan.

🔖 Baca juga:
AS Desak China Turun Tangan, Iran Dibujuk Buka Selat Hormuz di Tengah Tekanan Global

Sebelumnya, militer Amerika Serikat menyatakan telah menyerang gudang senjata dan radar pesisir Iran karena Iran telah melanggar gencatan senjata dengan menembaki kapal komersial di dekat Selat Hormuz. Iran menyebut bahwa serangan tersebut menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak konsisten dalam kesepakatan damai mengakhiri perang.

Ketua Komite Keamanan Nasional Parlemen Iran Ebrahim Azizi mengatakan bahwa Trump telah menunjukkan sifat aslinya yang tidak memiliki komitmen terhadap prinsip perundingan maupun gencatan senjata. Ia memperingatkan jika agresi berulang, maka Iran bakal menggunakan kekuatan yang lebih kuat dari biasanya.

Iran dilaporkan telah membidik dan menargetkan sejumlah situs serta pangkalan militer milik AS yang tersebar di seluruh wilayah tersebut. Langkah berani ini diambil Teheran sebagai bentuk unjuk kekuatan sekaligus respons defensif menghadapi potensi konfrontasi bersenjata yang kian terbuka lebar.

🔖 Baca juga:
Iran Peringatkan Indonesia: Ancaman Perang di Timur Tengah Makin Mengguncang Kawasan

Bersamaan dengan penguncian target-target vital tersebut, pemerintah Iran melayangkan peringatan keras ke Washington bahwa setiap tindakan agresif atau serangan balasan sekecil apa pun dari pihak militer Amerika Serikat di masa depan dipastikan akan memicu gelombang pembalasan yang jauh lebih destruktif dan luas di seluruh kawasan.

Kondisi ini menempatkan ribuan personel militer dan aset tempur Amerika Serikat di Timur Tengah dalam status siaga tertinggi. Para pengamat geopolitik menilai situasi ini sebagai babak baru yang sangat berbahaya, mengingat target yang diincar Iran mencakup instalasi logistik dan komando penting yang selama ini menjadi urat nadi operasi AS.

Dengan posisi kedua belah pihak yang saling mengunci sistem persenjataan mereka, dunia kini mengkhawatirkan terjadinya salah kalkulasi di lapangan yang dapat memicu perang terbuka berskala besar dan menghancurkan stabilitas keamanan serta pasokan energi global.

🔖 Baca juga:
Naomi Osaka Mengangkat Thema Met Gala dan Pariwisata di Cape Verde

Kesimpulan, situasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat kini semakin memanas dengan ancaman serangan balasan dari kedua belah pihak. Dunia internasional harus waspada dan berupaya untuk mencegah eskalasi konflik yang dapat membahayakan keamanan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *