GemaWarta – 04 Juli 2026 | PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda Perubahan Pengurus Perseroan. Keputusan RUPSLB pun akhirnya melahirkan susunan pengurus yang baru. Fajriyah Usman selaku Corporate Secretary PGN mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi yang telah mengantarkan PGN untuk mencapai kinerja terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Formasi kepemimpinan PGN yang baru diharapkan dapat menakhodai PGN untuk semakin solid dalam menghadapi tantangan-tantangan volatilitas perekonomian dan sektor energi. Diversifikasi bisnis gas bumi juga akan terus berkembang untuk mengoptimalkan peran gas bumi dalam rangka percepatan transisi energi menuju Net Zero Emission.
Sementara itu, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur melalui audiensi sekaligus penandatanganan Pedoman Kerja Teknis (PKT) Pengamanan Proyek dan Aset Ketenagalistrikan. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT PLN (Persero) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di tingkat pusat yang menjadi landasan pelaksanaan sinergi operasional di masing-masing wilayah.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Pertamina membuka peluang kolaborasi penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mendukung transisi energi melalui pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Mendiktisaintek Brian Yuliarto menilai penguatan SDM untuk Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt (GW), pengembangan energi panas bumi (geotermal), serta pengembangan pendidikan vokasi untuk memenuhi kebutuhan SDM menjadi hal penting dan menjadi salah satu program strategis pemerintah yang diharapkan dapat mendukung ketahanan energi, sekaligus mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. telah menetapkan struktur direksi dan komisaris untuk PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TII) atau Infranexia. Lukman Hakim Abd. Rauf sebagai nakhoda baru untuk memimpin anak perusahaan strategis, PT Telkom Infrastruktur Indonesia. Mantan CEO PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) tersebut memiliki rekam jejak yang cukup kuat di sektor telekomunikasi.
Kesimpulan dari berbagai kegiatan dan pengembangan di atas menunjukkan upaya serius dari berbagai pihak untuk meningkatkan ketahanan energi dan mengembangkan infrastruktur di Indonesia. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, BUMN, dan swasta, diharapkan Indonesia dapat mencapai tujuan pembangunannya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.











