HUKUM

Kepolisian Daerah Mengalami Perkembangan Signifikan: Dari Peningkatan Status hingga Pengorbanan Anggota

×

Kepolisian Daerah Mengalami Perkembangan Signifikan: Dari Peningkatan Status hingga Pengorbanan Anggota

Share this article
Kepolisian Daerah Mengalami Perkembangan Signifikan: Dari Peningkatan Status hingga Pengorbanan Anggota
Kepolisian Daerah Mengalami Perkembangan Signifikan: Dari Peningkatan Status hingga Pengorbanan Anggota

GemaWarta – 07 Juli 2026 | Kabupaten Gowa di Sulawesi Selatan baru saja mencatat sejarah dengan naiknya status Polres Gowa menjadi Polresta. Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah, menghadiri langsung upacara pengukuhan dan menegaskan bahwa kenaikan status ini merupakan bentuk kepercayaan besar dari negara serta kebanggaan kolektif bagi seluruh warga Gowa.

Darmawangsyah menekankan bahwa kondusifnya keamanan di Gowa merupakan buah dari sinergi kuat lintas sektor. Ia juga mengingatkan bahwa status baru ini membawa tanggung jawab yang jauh lebih besar dalam melayani masyarakat. Selain itu, Darmawangsyah secara khusus memberikan penghormatan kepada dua sosok kunci di balik pencapaian ini, yaitu Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman dan mantan Kapolres Gowa Kombes Reonald T.S. Simanjuntak.

🔖 Baca juga:
Kompolnas Turun Tangan, Kasus Polisi Vs Bandar di Katingan Menuju Titik Terang

Di Kalimantan Tengah, Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan pihaknya akan memberikan perhatian khusus kepada anak-anak ketiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur dalam operasi pemberantasan narkoba. Kapolda akan memprioritaskan anak tiga personel itu jika ingin mengabdi sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga menemukan ceceran darah di lokasi penemuan tiga anggota Polri yang gugur saat operasi penggerebekan narkoba di wilayah Polres Katingan, Kalimantan Tengah. Temuan di TKP 3 itu memperkuat dugaan ketiga korban dibunuh sebelum jasadnya dibuang ke sungai. Komisioner Kompolnas Supardi Hamid mengatakan, temuan di lapangan membantah anggapan bahwa para korban tewas karena tenggelam setelah menyelamatkan diri.

🔖 Baca juga:
Revisi UU Polri: Membuka Peluang Baru bagi Kepolisian dan Masyarakat

Menurut Supardi, jejak darah tersebut menunjukkan korban terlebih dahulu menjadi sasaran pembunuhan. Ia menilai peristiwa itu masuk dalam kategori pembunuhan yang disengaja. Sementara itu, Komisioner Kompolnas Choirul Anam meminta pengusutan kasus dilakukan hingga tuntas. Menurutnya, gugurnya tiga anggota Polri bukan hanya soal hilangnya nyawa, tetapi juga bentuk perlawanan jaringan narkoba terhadap aparat penegak hukum.

Kasus korupsi juga menjadi perhatian serius. Dalam kasus korupsi proyek pembangunan Pabrik Gula Asembagoes, Situbondo, Jawa Timur, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka. Kedua tersangka yang diumumkan penyidik yakni DPP, mantan Direktur Utama PTPN XI periode 2015–2017, serta TD yang merupakan Direktur Utama PT Multinas Indonesia.

🔖 Baca juga:
Komisi Kepolisian Nasional: Mendukung Ketahanan Pangan dan Keamanan Masyarakat

Dalam penyidikan, DPP diduga memiliki peran penting dalam proses pengadaan proyek. Ia disebut meloloskan perusahaan yang tidak memenuhi persyaratan, mengarahkan pembentukan konsorsium Kerja Sama Operasi (KSO) Wika-Barata-Multinas (WBM), hingga menaikkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang diduga menguntungkan pihak tertentu. Sementara itu, TD diduga tidak melaksanakan proyek sesuai kontrak yang telah disepakati.

Penanganan kasus-kasus tersebut menunjukkan komitmen kepolisian dalam memerangi kejahatan dan korupsi. Peningkatan status Polres Gowa menjadi Polresta serta pengorbanan anggota kepolisian dalam melawan narkoba menegaskan dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *