GemaWarta – 14 Juli 2026 | Bandara Husein Sastranegara Bandung siap untuk kembali melayani penerbangan komersial menggunakan pesawat bermesin jet. Hal ini diumumkan oleh PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports bahwa mereka telah menerima pengajuan resmi dari enam maskapai penerbangan nasional dan internasional.
Keenam maskapai tersebut menyatakan kesiapannya untuk membuka kembali rute penerbangan komersial melalui Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi intensif lintas sektoral bersama seluruh pemangku kepentingan guna merealisasikan pengaktifan kembali rute jet dalam waktu dekat.
Fokus persiapan adalah pemenuhan seluruh aspek kesiapan operasional sesuai yang ditetapkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Guna menjamin kelayakan terbang pasca-evaluasi operasional, InJourney Airports tengah melakukan akselerasi peningkatan fasilitas pada tiga aspek krusial, yaitu aspek keselamatan, keamanan, dan sisi udara (airside).
Aspek keselamatan dilakukan dengan menyiapkan unit kendaraan siaga Foam Tender darurat serta memastikan pemenuhan fasilitas pendukung Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7. Aspek keamanan dilakukan dengan melakukan peningkatan infrastruktur pada Screening Check Point (SCP) melalui penyediaan mesin X-ray terbaru, walkthrough metal detector (WMTD), dan handheld metal detector (HHTD).
Aspek sisi udara (airside) dilakukan dengan memulai pekerjaan teknis untuk meningkatkan daya dukung ketahanan (pavement classification number) pada area runway (landas pacu), taxiway, serta apron (pelataran parkir pesawat). Manajemen juga berkomitmen untuk mengatur tata kelola alokasi waktu terbang (slot time) guna mengakomodasi permintaan frekuensi take-off dan landing agar tetap sesuai dengan kapasitas tampung bandara.
Enam maskapai yang telah mengajukan komitmen resmi beserta rute penerbangan dari dan menuju Kota Bandung akan segera diumumkan. Dengan demikian, Bandara Husein Sastranegara Bandung siap untuk kembali menjadi salah satu bandara yang sibuk di Indonesia.
Sementara itu, Garuda Indonesia sebagai salah satu maskapai penerbangan nasional, telah menyelesaikan seluruh rangkaian operasional penerbangan haji 1447 H/2026 yang melayani sebanyak 102.705 jemaah dari 10 embarkasi di seluruh Indonesia dengan on time performance (OTP) kumulatif mencapai 94,3 persen.
Dalam konteks konflik Iran-Amerika Serikat, komunikasi strategis memainkan peran penting dalam membentuk persepsi publik. Iran tampaknya berhasil mengungguli Washington dalam hal komunikasi strategis, dengan memperlihatkan disiplin naratif yang cukup rapi dan konsisten membingkai konflik melalui lensa kedaulatan, perlawanan, ketahanan, dan pertahanan nasional.
Di lain pihak, perubahan kode panggilan atau call sign pada badan pesawat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dari PK atau Indonesia menjadi VQ atau Bermuda, terjadi lantaran maskapai pelat merah itu melakukan percepatan pengembalian armada sewaan sebelum jatuh tempo.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Bandara Husein Sastranegara Bandung siap untuk kembali melayani penerbangan komersial menggunakan pesawat bermesin jet, dengan enam maskapai penerbangan nasional dan internasional yang siap membuka kembali rute penerbangan komersial melalui bandara tersebut.











