GemaWarta – 17 Juli 2026 | Harga emas Antam di Surabaya hari ini turun Rp 27.000 menjadi Rp 2.606.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah harga emas mencetak rekor tertinggi sebelumnya. Meskipun demikian, investor disarankan untuk fokus pada tujuan jangka panjang dan tidak terlalu memperhatikan fluktuasi harga dalam jangka pendek.
Strategi efektif untuk berinvestasi emas adalah dengan melakukan pembelian bertahap, menghindari keputusan karena fear of missing out (FOMO), serta memahami selisih harga beli dan jual agar investasi tetap optimal. Selain itu, investor juga perlu menentukan tujuan investasi yang jelas, apakah untuk dana pendidikan, persiapan pensiun, atau kebutuhan jangka panjang lainnya.
Harga emas global juga bervariasi pada perdagangan pagi ini. Konflik AS-Iran yang kembali memanas memicu kenaikan harga minyak, yang memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi suku bunga yang tetap tinggi untuk jangka panjang. Harga emas di pasar spot internasional naik 0,5 persen menjadi US$3.988,57 per ons.
Untuk investor yang ingin membeli emas, harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah. Adapun harga emas berdasarkan ukuran, yakni lima gram dijual Rp 12,805 juta, 10 gram Rp 25,555 juta, 25 gram Rp 63,762 juta dan 50 gram Rp 127,445 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp 254,812 juta, 250 gram Rp 636,765 juta dan emas 500 gram Rp 1,273,320 miliar.
Investor perlu bijak dalam mengambil keputusan investasi dan tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga dalam jangka pendek. Dengan strategi yang tepat dan tujuan investasi yang jelas, investor dapat memanfaatkan peluang investasi emas untuk mencapai tujuan jangka panjang.
Kesimpulan, harga emas hari ini turun, namun investor tidak perlu khawatir. Dengan strategi yang tepat dan tujuan investasi yang jelas, investor dapat memanfaatkan peluang investasi emas untuk mencapai tujuan jangka panjang. Investor perlu fokus pada tujuan jangka panjang dan tidak terlalu memperhatikan fluktuasi harga dalam jangka pendek.











