Pendidikan

Sandra Resign Kerja demi UTBK SNBT 2026: Targetkan Jurusan Pertambangan ITB

×

Sandra Resign Kerja demi UTBK SNBT 2026: Targetkan Jurusan Pertambangan ITB

Share this article
Sandra Resign Kerja demi UTBK SNBT 2026: Targetkan Jurusan Pertambangan ITB
Sandra Resign Kerja demi UTBK SNBT 2026: Targetkan Jurusan Pertambangan ITB

GemaWarta – 24 April 2026 | Jakarta Selatan, 23 April 2026 – Nurfitria Sandra, mahasiswi berusia 19 tahun, menutup sesi pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) dengan campuran rasa lega dan tegang. Ia keluar dari ruang ujian Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) kampus Pondok Labu sambil mengakui bahwa persiapan selama lima hingga enam bulan menguji ketahanan mentalnya.

Sandra, yang dikenal akrab dengan sebutan Sandra, merupakan peserta UTBK SNBT 2026 yang kali ini hanya menargetkan satu jurusan: Teknik Pertambangan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Keputusan itu berakar dari minatnya pada pekerjaan lapangan, berbeda dengan pilihan sebelumnya yang mengarah pada jurusan hukum. “Kalau UTBK sebelumnya aku ngambil jurusan hukum, tapi sekarang saya ingin terjun ke dunia pertambangan karena lebih praktis dan seru,” ungkapnya.

🔖 Baca juga:
Kontroversi Lagu “Erika” Pecah di ITB: Evaluasi Budaya, Etika Digital, dan Upaya Cegah Kekerasan Seksual Kampus

Berbeda dengan strategi umum peserta yang mengincar jurusan dengan peluang masuk lebih tinggi, Sandra menegaskan pilihannya murni didorong oleh passion. “Tidak ada strategi khusus, hanya modal percaya diri dan keinginan kuat,” tambahnya. Keputusan ini diambil setelah ia mengundurkan diri dari pekerjaan di sebuah kafe dan toko hijab untuk memfokuskan waktu belajar.

Berikut rangkuman perjalanan Sandra menjelang UTBK SNBT 2026:

  • Pekerjaan sampingan: Sandra bekerja di kafe dan menjaga toko hijab selama beberapa bulan sebelum memutuskan resign demi persiapan ujian.
  • Waktu persiapan: Menghabiskan 5‑6 bulan belajar secara intensif, mencakup materi Penalaran Kuantitatif (PK) dan Penalaran Matematika (PM) yang ia nilai paling menantang.
  • Dukungan keluarga: Orang tua Sandra memberikan kebebasan penuh dalam menentukan jurusan dan kampus, tanpa tekanan eksternal.

Selama masa persiapan, Sandra mengatur jadwal belajar yang fleksibel, menyelipkan sesi belajar di sela‑sela jam kerja. “Belajar masih bisa diselip‑selip, jadi diambil buat kerja saja,” katanya sambil mengenang masa-masa itu.

Ketika memasuki ruang ujian, Sandra menyatakan bahwa ia tidak panik, melainkan merasakan sensasi “lega tapi takut”. Ia menilai bagian Penalaran Kuantitatif dan Penalaran Matematika sebagai tantangan utama, namun tetap yakin dengan persiapan yang telah dilakukan.

🔖 Baca juga:
Tes Kemampuan Akademik 2026: Bondowoso Luncurkan Ujian Daring Empat Gelombang, Hasil Jadi Penentu Kebijakan Pendidikan Nasional

Harapan Sandra setelah menyelesaikan UTBK SNBT 2026 adalah lolos langsung ke ITB tanpa harus mengikuti seleksi lagi di tahun berikutnya. “Amin, semoga tahun ini lolos di ITB, jadi tidak harus ikut UTBK lagi,” harapannya.

Situasi Sandra mencerminkan tren meningkatnya siswa yang rela mengorbankan pekerjaan demi fokus pada ujian masuk perguruan tinggi. Keputusan resign sebelum SNBT menandakan betapa pentingnya persaingan masuk jurusan favorit di perguruan tinggi ternama, terutama di bidang teknik yang memerlukan kompetensi akademik tinggi.

Selain faktor pribadi, kebijakan UTBK SNBT 2026 yang memperpanjang periode pelaksanaan dari 21 hingga 30 April memberikan ruang lebih bagi peserta untuk menyesuaikan strategi belajar. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menjadi salah satu lokasi ujian utama di Jakarta Selatan, menyediakan fasilitas komputer modern untuk mendukung proses seleksi berbasis komputer.

Para pengamat pendidikan menilai bahwa kisah Sandra dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain yang berencana mengubah jalur karir demi mengejar impian akademik. “Keberanian untuk meninggalkan pekerjaan dan fokus pada UTBK SNBT adalah contoh dedikasi yang patut diacungi jempol,” kata seorang dosen pendidikan tinggi yang tidak disebutkan namanya.

🔖 Baca juga:
Prestasi Gemilang SNBP 2026: Dari Mahasiswa Termuda hingga 439 Penerima Beasiswa BSI, Solusi Biaya Kuliah Terungkap

Jika Sandra berhasil masuk ke jurusan Pertambangan ITB, ia akan bergabung dengan salah satu program teknik paling bergengsi di Indonesia, membuka peluang karir di industri pertambangan yang terus berkembang. Namun, terlepas dari hasil akhir, perjalanan Sandra menegaskan pentingnya perencanaan, dukungan keluarga, dan tekad kuat dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi.

Dengan semangat yang masih menyala, Sandra menutup hari pertamanya di SNBT dengan harapan tinggi dan keyakinan bahwa keputusan resign demi belajar tidak sia‑sia. Ia menantikan hasil resmi UTBK SNBT 2026, sambil tetap mempersiapkan diri untuk tantangan akademik selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *