GemaWarta – 23 Juli 2026 | Napoli, di bawah pimpinan pelatih baru Massimiliano Allegri, memulai kampanye mereka dengan kekalahan yang tidak diharapkan saat melawan Arezzo, klub Serie B, dengan skor 3-1. Satu-satunya gol Napoli dicetak oleh Matteo Politano dari titik penalti. Politano, yang berbicara secara terbuka tentang kesan pertamanya setelah pertandingan pertama di bawah Allegri, mengungkapkan bahwa tim masih dalam proses pembentukan dan butuh waktu untuk mencapai performa terbaik.
Pertandingan tersebut menunjukkan Napoli yang masih terlihat lesu, meskipun beberapa pemain penting seperti Meret, Di Lorenzo, Rrahmani, Anguissa, Hojlund, dan Alisson Santos memulai pertandingan. Arezzo berhasil mematahkan kebuntuan melalui gol header Cerri, yang mengejutkan Meret. Pada paruh waktu kedua, pemain-pemain seperti Spinazzola, Lobotka, Politano, Vergara, dan Lucca secara bertahap bergabung, setelah Milinkovic-Savic sebelumnya masuk sebagai pengganti di menit ke-30 babak pertama.
Milinkovic-Savic, yang kemudian menjadi kunci dalam beberapa serangan Arezzo, tidak dapat mencegah gol kedua Arezzo yang dicetak oleh Gilli setelah menit ke-56. Politano kemudian mencetak gol penalti di menit ke-60, memberi harapan bagi Allegri untuk setidaknya menghindari kekalahan. Namun, harapan itu pupus di menit ke-89 ketika Mavulli mencetak gol ketiga untuk Arezzo.
Poliano, dalam wawancara dengan ‘Sky Sport’, mengomentari kekalahan Napoli dan menyatakan bahwa tim masih belum mencapai performa terbaik karena baru bekerja bersama beberapa hari. Ia menekankan bahwa kekalahan ini adalah bagian dari proses pembangunan tim dan bahwa ada banyak hari pelatihan di depan untuk meningkatkan performa.
Allegri, yang menggantikan Antonio Conte, memiliki tugas untuk membangun kembali Napoli setelah dua tahun sukses di bawah Conte, termasuk memenangkan Scudetto dan Piala Super Italia. Dengan target Liga Champions di horizon, Allegri harus memastikan bahwa tim siap untuk tantangan yang lebih besar.
Di transfer, Allegri harus menghadapi beberapa tantangan, termasuk kehilangan target pertahanan utama, Mario Gila, yang memilih bergabung dengan Milan. Napoli kemudian membidik Federico Gatti dari Juventus sebagai pilihan kedua, dengan nilai sekitar 25 juta euro, yang mungkin bisa dinegosiasikan jika Stanislav Lobotka, yang menjadi incaran Juventus, dimasukkan dalam kesepakatan.
Dalam proses pembangunan ini, Allegri telah bekerja erat dengan direktur olahraga Giovanni Manna dan pemilik klub untuk membentuk tim yang sesuai dengan visinya. Pemain-pemain seperti Di Lorenzo, Rrahmani, McTominay, Buongiorno, Politano, Hojlund, dan Alisson Santos dipandang sebagai pemain inti yang tidak dapat diganggu gugat.
Meskipun kekalahan awal ini, Napoli masih memiliki waktu untuk memperbaiki diri dan mencapai target mereka. Dengan kerja keras dan strategi yang tepat, Allegri yakin dapat membawa Napoli kembali ke puncak kompetisi.











