BERITA

KA Sangkuriang Buka Jalur Praktis ke Yogyakarta dan Solo, Tingkatkan Pariwisata Jawa

×

KA Sangkuriang Buka Jalur Praktis ke Yogyakarta dan Solo, Tingkatkan Pariwisata Jawa

Share this article
KA Sangkuriang Buka Jalur Praktis ke Yogyakarta dan Solo, Tingkatkan Pariwisata Jawa
KA Sangkuriang Buka Jalur Praktis ke Yogyakarta dan Solo, Tingkatkan Pariwisata Jawa

GemaWarta – 24 April 2026 | PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi meluncurkan layanan KA Sangkuriang yang menghubungkan Stasiun Bandung dengan Stasiun Ketapang di Banyuwangi sejak 1 Mei 2026. Dengan total jarak tempuh 1.002 km, rute ini menjadi layanan antarkota terpanjang kedua setelah Blambangan Ekspres. Keistimewaan KA Sangkuriang terletak pada kemampuan menembus wilayah selatan Pulau Jawa, melintasi kota-kota penting seperti Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, hingga Banyuwangi.

Keberadaan KA Sangkuriang memberikan alternatif transportasi yang nyaman, aman, dan tepat waktu bagi pelancong yang ingin menjelajahi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jawa Timur tanpa harus melakukan transit atau berganti moda. “Kami menghadirkan KA Sangkuriang sebagai solusi transportasi yang menghubungkan Bandung dengan berbagai kota penting di Pulau Jawa hingga Ketapang,” kata Manajer Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo pada konferensi pers 23 April 2026.

🔖 Baca juga:
Kucing di Pod Kaca China Bikin Pengendara Terhenti: Fenomena Viral yang Mengguncang Jalan Raya

Rute KA Sangkuriang menelusuri jalur selatan yang strategis, menjadikan Yogyakarta dan Solo sebagai dua pemberhentian utama yang menarik perhatian wisatawan. Kedua kota tersebut tidak hanya menjadi destinasi budaya dan sejarah, tetapi juga pintu gerbang bagi para pelancong yang ingin melanjutkan perjalanan ke destinasi alam seperti Gunung Sumbing di Magelang atau pantai‑pantai timur Jawa.

Berikut beberapa stasiun utama yang dilalui KA Sangkuriang:

  • Bandung
  • Tasikmalaya
  • Ciamis
  • Banjar
  • Kroya
  • Yogyakarta
  • Solo
  • Madiun
  • Surabaya
  • Probolinggo
  • Lumajang
  • Jember
  • Ketapang (Banyuwangi)

Di wilayah Yogyakarta, penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan layanan Commuter Line (KRL) Jogja‑Solo yang beroperasi setiap hari. Jadwal KRL pada Jumat, 24 April 2026, menyediakan keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta ke Stasiun Palur (Solo) mulai pagi hingga malam dengan interval 60‑90 menit. Tarif tetap Rp 8.000 per penumpang, dapat dibayar via Kartu Multi‑Trip, kartu uang elektronik, atau QR code. Kombinasi KA Sangkuriang dan KRL Jogja‑Solo memungkinkan wisatawan menjelajahi situs‑situs budaya seperti Candi Borobudur, Keraton Yogyakarta, serta destinasi kuliner di Solo tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi tinggi.

🔖 Baca juga:
Pengurangan 50% PKB Geely EX2: Simulasi Dampak di Jalanan Jakarta Bikin Heboh!

Selain itu, KA Sangkuriang membuka peluang bagi pendaki yang menargetkan Gunung Sumbing via jalur Kaliangkrik. Dari Yogyakarta, penumpang dapat turun di Stasiun Yogyakarta, melanjutkan dengan KRL atau bus ke Stasiun Kroya, lalu melanjutkan perjalanan darat ke Magelang dan pasar Kaliangkrik. Pendekatan terpadu ini mempersingkat waktu tempuh dan mengurangi kebutuhan mengganti moda transportasi berulang kali.

Secara ekonomi, layanan baru ini diharapkan meningkatkan arus wisatawan antar‑provinsi, memperkuat sektor perhotelan, kuliner, dan UMKM di jalur yang dilalui. Analisis awal KAI memperkirakan peningkatan penumpang hingga 12 % pada kuartal pertama operasi, dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi pada musim liburan nasional.

Dengan jadwal yang teratur, fasilitas kereta modern, dan integrasi dengan jaringan KRL, KA Sangkuriang menjanjikan pengalaman perjalanan yang lebih praktis dan nyaman bagi para pelancong serta pekerja yang melakukan perjalanan lintas provinsi. Pemerintah daerah Yogyakarta dan Solo pun menyambut baik kehadiran layanan ini, menyiapkan paket wisata terpadu serta promosi khusus untuk penumpang kereta.

🔖 Baca juga:
Viral Ugal-Ugulan Travel di Tol Purbaleunyi: Sopir Ditilang, Perusahaan Putus Kerja

Kesimpulannya, peluncuran KA Sangkuriang tidak hanya memperluas jaringan kereta api nasional, tetapi juga memberikan dorongan signifikan bagi pariwisata regional. Dengan menghubungkan Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Banyuwangi dalam satu rangkaian perjalanan tanpa transit, layanan ini membuka peluang baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk mengeksplorasi kekayaan budaya, alam, dan kuliner Jawa secara lebih efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *